Tingkatkan Ketahanan Daerah, BPBD Balangan Gelar FGD Penilaian IKD 2026

FGD: BPBD Kabupaten Balangan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Balangan Tahun 2026 di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Dok BPBD Balangan.

TOPRILIS.COM, BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Balangan Tahun 2026 di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, dan diikuti oleh jajaran BPBD Balangan, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, serta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, H. Rahmi mengatakan FGD IKD merupakan langkah strategis untuk mengukur dan memotret secara objektif tingkat ketahanan daerah Kabupaten Balangan dalam menghadapi bencana.

"Penilaian IKD ini bukan sekadar formalitas pemenuhan indikator, tetapi menjadi cermin sejauh mana kapasitas daerah kita, mulai dari aspek kebijakan, kelembagaan, hingga kesiapsiagaan masyarakat," ujar H. Rahmi.

Menurutnya, melalui penilaian IKD, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kekuatan dan kekurangan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, sehingga dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan ke depan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan BPBD Provinsi Kalsel dalam proses penilaian agar data yang dihasilkan valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Dengan IKD yang terukur, kita bisa mengetahui di mana posisi Kabupaten Balangan. Harapannya, dari hasil penilaian ini kita dapat merumuskan langkah intervensi yang tepat untuk meningkatkan indeks ketahanan daerah dan pada akhirnya menurunkan indeks risiko bencana," jelasnya.

Lebih lanjut, H. Rahmi berharap seluruh peserta FGD dapat aktif memberikan masukan dan data pendukung, sehingga penilaian IKD Kabupaten Balangan Tahun 2026 dapat berjalan komprehensif dan sesuai dengan pedoman dari BNPB.

FGD ini membahas tujuh indikator prioritas penilaian IKD, meliputi kebijakan dan perencanaan, kelembagaan, penganggaran, kapasitas sumber daya, penyelenggaraan penanggulangan bencana, serta capaian SPM sub-urusan bencana.

Melalui kegiatan ini, BPBD Balangan berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan daerah guna mewujudkan Balangan yang tangguh bencana.(rls/elhami)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama