Pelayanan Makin Cepat, Kantah HSU Tata Ulang Sistem Pengukuran Tanah

MENUJU WBBM - Kantah HSU Tingkatkan Efektivitas Penyelesaian Pengukuran - Foto Dok ATR/BPN HSU


TORILIS.COM, KALSEL - Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Utara (Kantah HSU) terus melakukan percepatan penyelesaian berkas pengukuran tanah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat evaluasi yang digelar pada 26 Februari 2026 oleh Seksi Survei dan Pemetaan yang dipimpin oleh Nuryusriana, S.Si. Rapat ini secara khusus membahas penanganan tunggakan berkas pengukuran yang masih belum terselesaikan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah strategis disusun untuk mempercepat proses penyelesaian. Di antaranya adalah melakukan pendataan ulang terhadap berkas pengukuran yang tertunda, menetapkan skala prioritas penyelesaian, serta mengatur kembali jadwal kerja tim ukur agar lebih efektif saat bertugas di lapangan.

Selain percepatan, Kantah HSU juga tetap menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil pengukuran. Setiap proses dilakukan sesuai standar teknis yang berlaku agar data yang dihasilkan tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengukuran tanah merupakan tahapan krusial dalam proses penerbitan sertipikat. Dengan percepatan pada tahap ini, diharapkan proses administrasi selanjutnya dapat berjalan lebih lancar sehingga masyarakat dapat segera memperoleh kepastian hukum atas tanah yang dimiliki.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Kantah HSU dalam membangun pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dengan percepatan penyelesaian berkas pengukuran, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa layanan yang lebih cepat dan kepastian yang lebih jelas. Kantah HSU pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga tertib administrasi pertanahan demi kepentingan bersama. (ATR/BPN HSU/fn)

 

Lebih baru Lebih lama