Luhut Ajak Kepala Daerah Rampungkan Sistem E-Katalog Untuk Sukseskan Gerakan Gernas BBI

SIMBOLIS: Pembukaan even Jelajahi Warna-Warni Kalsel yang digelar di Siring 0 Kilometer Banjarmasin - Foto Dok

TOPRILIS.COM, BANJARMASIN- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan berharap, para kepada daerah di Provinsi Kalsel dapat merampungkan program e-katalog di daerahnya masing-masing agar produk Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) dapat semakin berkembang.

Hal itu disampaikannya saat membuka secara langsung even Jelajahi Warna-Warni Kalsel yang digelar dalam rangka mendorong puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Jumat (22/6/2022) lalu di Siring 0 Kilometer Banjarmasin. 

Even Jelajahi Warna-Warni Kalsel sendiri digelar mulai 22 - 24 Juli 2022. Even ini diselenggarakan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI), Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalsel bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.

Dalam even kali ini terdapat pameran UMKM, Pojok Kopi, Talkshow, Lelang UMKM hingga pelatihan dan konsultasi bisnis bagi UMKM. Sebanyak 650 produk UMKM mengikuti pameran dalam gelaran Puncak Acara Gernas BBI di Provinsi Kalsel itu.

Selain pameran, juga menghadirkan fashion show khas Kalsel yaitu Sasirangan, karnaval perahu hias, atraksi budaya, pameran foto, temu investor, hingga pertunjukan hiburan.

“Melalui e-kalalog ini nantinya UMKM lokal kita bisa memiliki akses pasar yang lebih luas, khususnya untuk pengadaan sarana dan prasarana pemerintah maupun BUMN,” ungkap Luhut.


Dirinya juga mengingatkan UMKM yang dimasukkan ke sistem e-katalog jangan hanya hanya sebatas makanan saja, namun bisa dalam bentuk produk kerajinan tangan atau kursi, fesyen, dan lain sebagainya.

“Saya titip pak gubernur, jangan makanan saja pak, semua yang UMKM buat dapat dimasukan dalam e-katalog, sehingga itu akan membangunkreasi anak muda,” tegasnya.

Selain itu dengan e-katalog, dapat menghemat anggaran negara hingga 25 persen. Kemudian kreasi masyarakat jadi lebih berkembang dan tercipta lapangan kerja yang lebih besar.

“Ayo kita jangan saling salah menyalahkan. Kita bangun kekompakan,” ajaknya.

Even Gernas BBI sendiri baginya dapat menjadi salah satu penguatan ekonomi dalam negeri. Bahkan berdasarkan data kegiatan Gernas BBI yang telah dilakukan sejak 2021 telah mencatatkan perputaran ekonomi mencapai Rp876 Triliun dan realisasi transaksi UMKM sebesar Rp310 Triliun.

“Itu sebabnya tiap bulan kita bikin berpindah-pindah untuk membangunkan semangat kita,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, pihaknya terus mendorong pengembangan UMKM di daerah bersama pihak terkait lain dengan memanfaatkan peluang dan potensi yang ada, sehingga UMKM lebih berdaya saing.

“Termasuk seperti arahan Pak Luhut tadi, yaitu merampungkan sistem e-katalog. Ini tentunya akan kita kejar agar kabupaten dan kota di Provinsi Kalsel yang belum merampungkannya bisa segera menyelesaikannya,” bebernya.

Terkait kegiatan kali ini dirinya juga berharap dapat mendorong kembali bangkitnya UMKM di Banua setelah ikut terdampak Pandemi Covid-19 sejak 2 tahun silam.

Selain itu kegiatan semacam ini juga dapat membuat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI semakin masif digelorakan kepada masyarakat Banua. Karena jika sukses digelorakan tentunya dapat membuat UMKM bangkit kembali.

“Kita ingin agar sektor UMKM bisa bangkit lagi melalui kegiatan semacam ini. Kedepan Pemprov Kalsel juga berkomitmen terus melakukan berbagai terobosan agar UMKM khas Banua produknya semakin berkualitas dan berkembang pasarnya,” tukasnya.(wasaka.kalselprov.go.id/Ar)


Lebih baru Lebih lama