OJK Kalsel Edukasi Petugas Kebersihan Banjarmasin agar Waspada Scam

EDUKASI KEUANGAN: OJK Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan pelaku usaha jasa keuangan memperkuat literasi dan inklusi keuangan serta kewaspadaan terhadap penipuan keuangan (scam) bagi petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin - Foto Dok OJK.

TOPRILIS.COM, KALSEL - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan pelaku usaha jasa keuangan memperkuat literasi dan inklusi keuangan serta kewaspadaan terhadap penipuan keuangan (scam) bagi petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

Kegiatan edukasi ini mengusung tema "Banua Bersih, Finansial Tangguh: Cerdas Keuangan Wahini, Waspada Scam, Aman Salawasan", yang dilaksanakan pada Selasa (13/10).

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan perlu diiringi dengan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang semakin beragam.

"Melalui Program Banua Waspada Scam, OJK bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha jasa keuangan terus mendorong masyarakat agar semakin cerdas dalam mengelola keuangan, waspada terhadap penipuan, dan mengetahui langkah yang tepat untuk melindungi diri apabila menghadapi indikasi scam," ujar Agus.

Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyalahgunaan Data Pribadi

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, termasuk tidak membagikan foto identitas diri, PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada pihak lain.

Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai:
1. Tawaran pekerjaan, survei, hadiah, atau imbalan yang mensyaratkan penggunaan rekening pribadi.
2. Tawaran pinjaman atau investasi dengan keuntungan tidak wajar.
3. Tidak menggunakan atau meneruskan dana yang tidak diketahui asal-usulnya atas instruksi pihak tidak dikenal.

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 3.314 laporan terkait penipuan keuangan dari wilayah Kalimantan Selatan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), dengan total kerugian mencapai sekitar Rp111 miliar.

Masyarakat yang menjadi korban penipuan diimbau untuk segera menghubungi bank melalui kanal resmi, menyimpan bukti transaksi, serta melapor melalui IASC.

Perkuat Sinergi melalui Program Banua Waspada Scam

Dalam kegiatan tersebut, Bank Kalsel mengingatkan peserta agar memanfaatkan layanan perbankan melalui kanal resmi serta menjaga kerahasiaan informasi perbankan. Sementara itu, PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk memahami karakteristik produk dan layanan sebelum mengambil keputusan keuangan.

Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, turut mendukung upaya peningkatan literasi dan pelindungan konsumen keuangan bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 sekaligus mendukung Program Banua Waspada Scam.

Semangat "Cerdas Keuangan Wahini, Waspada Scam, Aman Salawasan" diharapkan dapat memperkuat ketahanan finansial masyarakat Kalimantan Selatan.(Rilis OJK)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama