TOPRILIS.COM, KALSEL – Mencari informasi susunan jabatan terkadang terlihat sebagai pekerjaan sederhana. Namun ketika data masih bergantung pada bagan dan dokumen kertas, pencarian informasi bisa memakan waktu, terlebih saat pegawai yang biasa menangani dokumen tersebut sedang tidak berada di tempat.
Persoalan sederhana itulah yang kemudian melahirkan BAGASKARA (Bagan Susunan Kedudukan Aparatur Negara), aplikasi yang dikembangkan BKPSDM Balangan untuk memvisualisasikan struktur organisasi perangkat daerah sekaligus membantu memantau jabatan yang kosong maupun berpotensi segera kosong.
Ide awal BAGASKARA datang dari Mariana Puspita Dewi, Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM Balangan, yang menangani urusan mutasi dan promosi. Dalam pekerjaannya, informasi mengenai susunan jabatan dan pejabat masih banyak mengandalkan dokumen manual.
Kebutuhan tersebut kemudian diterjemahkan oleh rekannya, Reza Fahdina, sesama Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM Balangan, menjadi aplikasi yang datanya dapat diperbarui dan ditampilkan dalam bentuk bagan organisasi.
“Awalnya memang dari kebutuhan teman yang menangani mutasi dan promosi. Saya kemudian mencoba menerjemahkannya menjadi aplikasi yang datanya bisa diperbarui dan langsung ditampilkan dalam bentuk bagan. Harapannya, informasi yang dibutuhkan tidak lagi bergantung pada dokumen manual dan dapat dilihat dengan lebih cepat,” kata Reza, Jum'at (4/9/2026).
BAGASKARA memuat tabel data pegawai, khususnya pejabat struktural dan fungsional (eks penyetaraan), yang dapat diedit dan disesuaikan dengan kondisi terkini. Aplikasi juga menyediakan halaman khusus yang menampilkan susunan organisasi secara visual.
Tidak hanya memperlihatkan siapa yang menduduki suatu jabatan, BAGASKARA juga membantu melihat posisi yang sedang kosong dan jabatan yang berpotensi segera kosong karena dilengkapi informasi Batas Usia Pensiun (BUP) pejabat.
Dewi mengatakan informasi jabatan yang mutakhir sangat diperlukan dalam perencanaan pengisian jabatan.
“Kebutuhan akan informasi jabatan kosong, baik jenjang pengawas, administrator maupun JPT Pratama, secara up to date sangat diperlukan dalam perencanaan pengisian jabatan. Dengan adanya aplikasi BAGASKARA diharapkan dapat membantu komite talenta dalam penentuan jabatan target. Data real time yang valid akan sangat membantu,” ujarnya.
Menurut Reza, keberadaan data BUP juga memberikan gambaran lebih awal mengenai jabatan yang dalam waktu tertentu berpotensi mengalami kekosongan.
“Jadi bukan hanya melihat kondisi saat ini. Dengan informasi BUP, kita juga bisa mendapat gambaran jabatan mana yang dalam beberapa waktu ke depan berpotensi kosong. Ini tentu akan membantu dari sisi perencanaan,” katanya.
Kepala BKPSDM Balangan, H. Sufriannor, menyambut positif pengembangan BAGASKARA. Menurutnya, aplikasi tersebut dapat membantu proses pemantauan dan pengendalian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.
“Ini yang ditunggu-tunggu. Dengan aplikasi ini akan memudahkan kontrol bagi PPK dan BKPSDM dalam penempatan maupun pengangkatan pejabat struktural dan jabatan fungsional yang kosong di seluruh perangkat daerah. Selama ini masih menggunakan sistem manual sehingga membutuhkan waktu relatif lebih lama dan keakuratannya juga belum maksimal,” kata Sufriannor.
BAGASKARA diharapkan dapat terus dikembangkan seiring kebutuhan pengguna dan dinamika data kepegawaian.
Bagi Reza, aplikasi tersebut berangkat dari prinsip sederhana: teknologi seharusnya hadir untuk mempermudah pekerjaan yang memang benar-benar dilakukan setiap hari.
“Kalau informasi yang sebelumnya membutuhkan waktu cukup lama untuk dicari, lalu sekarang bisa tersedia lebih cepat dan lebih mudah dipahami, berarti teknologi sudah membantu pekerjaan kita,” pungkasnya.
Dengan hadirnya BAGASKARA, BKPSDM Balangan berharap informasi struktur organisasi dan jabatan dapat dikelola lebih praktis, mutakhir, dan mendukung perencanaan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.(rls/elhami)
Tags
INOVDA BALANGAN
