Purbaya: Dana Bencana Selalu Siaga Rp5 Triliun, Kalau Kurang Kita Tambah!

ANGGARAN BENCANA: Pemerintah menyiapkan dana bencana Rp 5 triliun yang bisa ditambah sesuai kebutuhan penanganan bencana di lapangan - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan dana bencana sebesar Rp 5 triliun yang bersifat siap pakai atau on call untuk mendukung penanganan bencana di seluruh Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran tersebut dapat ditambah jika kebutuhan di lapangan melebihi dana yang tersedia.

“Dana bencana itu selalu siaga di angka Rp5 triliun. Tapi kalau kurang, kita tambah lagi, tergantung kebutuhan yang diajukan BNPB,” kata Purbaya dikutip dari Antara, Senin (17/8/2026).

Menurut Purbaya, tambahan anggaran akan diberikan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dan permintaan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pemerintah juga memastikan proses pencairan pendanaan untuk penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat. Mekanisme tersebut telah disiapkan melalui standar operasional prosedur (SOP) khusus.

"Begitu ada permintaan resmi masuk, kami langsung tindak lanjuti dengan cepat. Khusus untuk kebutuhan bencana, SOP kita memang dirancang responsif, selama permintaannya jelas," katanya menjelaskan.

Selain anggaran yang dikelola Kementerian Keuangan, BNPB juga memiliki dana siap pakai untuk memenuhi kebutuhan darurat di lapangan.

"Di BNPB juga sudah tersedia dana yang siap digunakan, sekitar Rp500 miliar dalam posisi siaga. Kalau kurang, kami tambahkan kembali," katanya menambahkan.

Dengan dukungan anggaran tersebut, pemerintah memastikan aspek pembiayaan tidak menjadi hambatan dalam proses penanganan bencana.

Pemerintah akan menyesuaikan dukungan anggaran dengan kebutuhan nyata di lokasi bencana dan permintaan resmi BNPB.(liputan6.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama