![]() |
| HUJAN DERAS: Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Balangan di tengah musim kemarau diduga kuat merupakan limpasan hujan buatan dari provinsi tetangga - Foto Istimewa. |
TOPRILIS.COM, KALSEL - Hujan deras disertai angin kencang akhirnya melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Balangan pada Senin (24/8) sore. Anomali turunnya hujan di tengah puncak musim kemarau ini diduga kuat bukan proses alami, melainkan efek limpasan dari operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan yang tengah digencarkan di wilayah tetangga, yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Dugaan tersebut merujuk pada kondisi awan di wilayah Kalimantan Selatan yang dinilai belum memenuhi syarat teknis untuk dilakukan rekayasa cuaca mandiri. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Balangan, H Rahmi membenarkan dugaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi tutupan awan di langit Kalsel saat ini masih sangat tipis.
"Saat ini memang digencarkan modifikasi cuaca di Kalteng dan Kaltim. Kemungkinan besar karena kita dan Tabalong berbatasan langsung dengan Kaltim, ini merupakan dampak operasi dari sana," kata Rahmi.
Kehadiran curah hujan ini tentu membawa angin segar bagi upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Balangan. Rahmi berharap guyuran air tersebut mampu mendinginkan kembali lahan yang kering dan menekan jumlah titik panas atau hotspot yang hingga saat ini sudah mencapai 656 titik.
"Harapan kita dengan turunnya hujan ini bisa menurunkan tensi titik panas, mendinginkan lahan-lahan kita yang tadinya kering agar basah kembali," tambahnya.
Di sisi lain, ia tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat membuang puntung rokok maupun saat terpaksa melakukan pembakaran sampah.
Sayangnya, berkah hujan yang diharapkan mampu mendinginkan titik-titik api tersebut justru datang membawa insiden tak terduga di kawasan tapak. Derasnya curah hujan yang turun ternyata disertai hembusan angin kencang yang menyapu wilayah Kecamatan Halong hingga memicu kepanikan warga setempat.(rls/elhami)
Tags
Kabupaten Balangan
