![]() |
| BIAYA HAJI 2027: Kemenhaj mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 menjadi Rp107.340.172,02 atau naik sebesar Rp19.930.806 dibandingkan musim haji tahun ini - Foto Net. |
TOPRILIS.COM, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 menjadi Rp107.340.172,02 atau naik sebesar Rp19.930.806 dibandingkan musim haji tahun ini.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Moch. Irfan Yusuf mengungkapkan, sejumlah faktor yang memicu kenaikan biaya haji tahun depan.
Ia merinci penyesuaian usulan BPIH tahun 2027 M dipengaruhi, antara lain perubahan asumsi nilai tukar rupiah, kenaikan biaya penerbangan, biaya akomodasi di Makkah dan Madinah, dan biaya transportasi darat.
Kemudian, layanan masyair, pelayanan kesehatan, penguatan program manasik kesehatan, penyesuaian biaya konsumsi di Makkah dan Madinah, biaya distribusi akomodasi di Madinah serta kebutuhan pembiayaan visa bagi jemaah batal ganti.
"Kementerian Haji dan Umrah telah menyusun usulan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 1448 H atau 2027 M dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi, peningkatan kualitas pelayanan dan keberlanjutan penyelenggaraan ibadah haji," kata Irfan dalam rapat kerja bersamaKomisi VIII DPR RI, Jakarta, Selasa (7/7/2026) malam.
Kemenhaj cari siasat biaya haji ditanggung jemaah tetap terjangkau
Menhaj menjelaskan, dari total usulan BPIH tersebut, komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi diusulkan menjadi sebesar Rp60.891.068 atau 56,73 persen.
Sedangkan biaya penyelenggaraan dalam negeri sebesar Rp46.449.103 rupiah atau 43,27 persen. Biaya ini sudah termasuk ongkos penerbangan bagi setiap jemaah haji 2027.
Kendati demikian, Kemenhaj mengusulkan skema pembiayaan 60 persen untuk nilai manfaat dan 40 persem Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibebankan ke jemaah.
"Usulan ini diajukan untuk meringankan beban finansial jemaah di tengah proyeksi kenaikan. Dengan pembagian seperti itu, kita hitung Bipih yang dibayar jemaah tidak jauh berbeda dengan Bipih tahun yang lalu," kata dia.(IDN Times/elh)
Tags
Nasional
