![]() |
| PENGENDALI HAMA: Inovasi ECOGUARD LIGHT TRAP (Teknologi Pengendalian Hama Ramah Lingkungan), karya putra daerah Balangan, M. Rizky Fadillah Zumadi Lubis - Foto Istimewa. |
TOPRILIS.COM, KALSEL – Upaya mewujudkan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan terus digencarkan di Kabupaten Balangan. Salah satu inovasinya adalah ECOGUARD LIGHT TRAP (Teknologi Pengendalian Hama Ramah Lingkungan), karya putra daerah Balangan, M. Rizky Fadillah Zumadi Lubis.
Inovasi non-digital ini hadir sebagai solusi efektif untuk mengendalikan hama tanaman tanpa bergantung pada pestisida kimia, sekaligus menekan biaya dan dampak negatif terhadap lingkungan.
Lahir dari Keprihatinan Serangan Hama
Selama ini petani di Balangan masih banyak bergantung pada pestisida kimia untuk mengatasi hama pada komoditas padi, jagung, cabai, sawi, dan tanaman hortikultura lainnya. Selain mahal, penggunaan pestisida berlebihan berpotensi merusak lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan ekosistem pertanian.
Melihat kondisi tersebut, ECOGUARD LIGHT TRAP dikembangkan sebagai alternatif pengendalian hama dengan konsep zero chemical.
Cara Kerja: Perangkap UV Tenaga Surya
Teknologi ini memanfaatkan sifat fototaksis positif serangga dengan menggunakan lampu ultraviolet (UV) untuk menarik hama terbang ke dalam bak penjebak berisi larutan air sabun.
Keunggulannya:
1. Mandiri Energi: Didukung panel surya sehingga bisa beroperasi tanpa jaringan listrik
2. Otomatis: Dilengkapi sensor cahaya yang membuat lampu menyala saat malam dan mati saat fajar
3. Praktis: Desain sederhana, mudah dipindah, tahan cuaca, dan bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman
Hasil Uji Lapangan: Tekan Hama 60-80%
Berdasarkan uji lapangan di lahan pertanian Kabupaten Balangan, ECOGUARD LIGHT TRAP mampu menekan populasi hama terbang hingga 60-80%. Teknologi ini juga meminimalkan potensi kerugian hasil panen akibat serangan hama yang sebelumnya bisa mencapai 30-50%.
Dampak lainnya, teknologi ini terbukti meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi biaya pembelian pestisida, menjaga kesuburan tanah, serta mendukung praktik pertanian organik dan berkelanjutan.
Dengan harga yang relatif terjangkau, ECOGUARD LIGHT TRAP diharapkan dapat diakses lebih banyak petani dan menjadi solusi nyata peningkatan produktivitas sektor pertanian di Balangan.
Dampak Sosial dan Ekonomi Lebih Luas
Selain untuk petani, inovasi ini juga membuka peluang tumbuhnya usaha mikro di bidang teknologi pertanian, menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda, dan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui teknologi tepat guna yang ramah lingkungan.
Solusi Aman, Hemat, dan Mudah Digunakan
Inovator ECOGUARD LIGHT TRAP, M. Rizky Fadillah Zumadi Lubis mengatakan, inovasi ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan petani akan pengendalian hama yang efektif dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
"ECOGUARD LIGHT TRAP kami rancang agar petani memiliki alternatif pengendalian hama yang lebih aman, hemat biaya, dan mudah digunakan. Harapan kami, inovasi ini dapat membantu meningkatkan hasil panen, mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, serta mendorong terwujudnya sistem pertanian yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Balangan. Kami juga ingin membuktikan bahwa inovasi karya anak daerah mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan daerah," ujar Rizky.
Melalui pengembangan ECOGUARD LIGHT TRAP, Kabupaten Balangan menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang tidak hanya menjawab persoalan masyarakat, tetapi juga mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.(rls/elhami)
Tags
INOVDA BALANGAN


