Wamenaker: Industri Kini Utamakan Kompetensi, Ijazah Saja Tak Cukup

PROGRAM MAGANGHUB: Wamenaker Afriansyah Noor menegaskan ijazah tidak lagi cukup untuk masuk dunia kerja. Pemerintah menyiapkan program MagangHub senilai Rp 4,14 triliun - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengingatkan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satu-satunya bekal untuk memasuki dunia kerja.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), dunia industri kini lebih membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, adaptif, dan siap menghadapi perubahan.

Karena itu, pemerintah kembali menyiapkan program MagangHub atau Pemagangan Nasional yang ditujukan bagi lulusan diploma dan sarjana, khususnya para fresh graduate.

Program tersebut didukung anggaran sebesar Rp 4,14 triliun dan dirancang untuk membantu lulusan perguruan tinggi lebih cepat terserap ke dunia kerja.

“Saat ini kita berada di era transformasi ketenagakerjaan yang bergerak sangat cepat. Dunia industri tidak lagi hanya mencari individu yang memegang selembar ijazah, melainkan mencari sarjana yang cakap dan memiliki kompetensi nyata,” ujar Afriansyah dalam kuliah umum pada acara Wisuda Universitas Muhammadiyah Indonesia di Bekasi, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah masih adanya kesenjangan keterampilan (skill gap) antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Melalui MagangHub, pemerintah berharap lulusan baru dapat memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.(liputan6.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama