Ujian Jujur dan Transparan, MTsN 2 Balangan Gunakan Sistem Aplikasi Berteknologi Tinggi

UJIAN DIGITAL: MTsN 2 Balangan melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan memanfaatkan aplikasi ujian online berteknologi tinggi - Foto Istimewa.

TOPRILIS.COM, KALSEL – MTsN 2 Balangan melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan memanfaatkan aplikasi ujian online berteknologi tinggi.

Sistem ini dirancang untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan jujur, transparan, dan bebas dari kecurangan. 

Pelaksanaan ASAS tahun ini menjadi langkah inovatif madrasah dalam menghadirkan ujian yang lebih modern dan efisien.

Aplikasi ujian online yang digunakan memiliki tingkat keamanan tinggi, di antaranya fitur pengawasan otomatis, sistem login personal, serta deteksi aktivitas mencurigakan yang dapat mencegah praktik kecurangan. 

Kepala Madrasah Yusmadani, S.Pd., M.Pd, Selasa (2/6/2026) menyampaikan, bahwa penerapan teknologi dalam ujian merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. 

“Dengan aplikasi ini, kami ingin memastikan bahwa hasil ujian benar-benar mencerminkan kemampuan siswa. Kejujuran adalah nilai utama yang harus dijaga dalam proses pendidikan,” ujarnya. 

Menurutnya, sistem ini memudahkan monitoring jalannya ujian. Siswa dapat mengakses soal secara digital, sementara pengawas dapat memantau secara real-time, sehingga pelaksanaan ujian berlangsung lebih tertib dan efisien. 

Al hasil siswa MTsN 2 Balangan menyambut baik pelaksanaan ASAS berbasis aplikasi online ini. Mereka merasa lebih praktis dan terbiasa dengan sistem digital, sekaligus termotivasi untuk mengerjakan ujian dengan sungguh-sungguh. 

"Dengan pelaksanaan ASAS berbasis aplikasi ujian online berkeamanan tinggi, MTsN 2 Balangan menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas," pungkasnya.(balangan.kemenag.go.id/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama