TOPRILIS.COM, KALSEL – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Kandang Haji Kabupaten Balangan terus mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi, pemberdayaan lingkungan, dan pendekatan pelayanan humanis.
Berbagai inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen RSUD Datu Kandang Haji dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, nyaman, dan berkualitas, sekaligus mendukung transformasi pelayanan kesehatan yang modern dan berkelanjutan.
Deretan Inovasi Unggulan RSUD Datu Kandang Haji:
1. Batakun Habar
Media komunikasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat untuk mempermudah penyampaian informasi layanan rumah sakit secara lebih cepat, terbuka, dan mudah diakses oleh pasien maupun keluarga pasien.
1. Dayang Berakit (Dari yang Terbuang Menjadi Bernilai di Rumah Sakit)
Inovasi pengelolaan limbah dan barang bekas rumah sakit menjadi produk yang lebih bernilai guna. Inovasi ini mendukung pengurangan limbah sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan melalui konsep pemanfaatan kembali barang yang masih dapat digunakan.
1. Menyapa Ramah (Melayani Pasien Rawat Inap Pulang ke Rumah)
Meningkatkan kualitas pelayanan pasien rawat inap melalui pendekatan komunikasi humanis, termasuk pelayanan tindak lanjut kepada pasien setelah pulang ke rumah sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan.
1. Papah Modis Dalang Batik (Pengelolaan dan Pemilahan Limbah Non Medis Dengan Metode Daur Ulang Menjadi Paving Block dan Batako Plastik)
Inovasi pengelolaan limbah non medis berbasis lingkungan dengan memanfaatkan limbah plastik menjadi produk konstruksi seperti paving block dan batako plastik. Inovasi ini mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah.
1. Ratripurna (Pelayanan Geriatri Paripurna)
Pelayanan kesehatan khusus lanjut usia >60 tahun yang dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi di poliklinik. Tujuannya agar lansia mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman, aman, cepat, dan sesuai kondisi fisik mereka.
1. Sidirman (Sistem Informasi Pendaftaran dan Registrasi Mandiri)
Memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran dan registrasi pelayanan rumah sakit secara mandiri, sehingga proses pelayanan lebih cepat, efisien, dan mengurangi antrean pasien.
1. Simfoni Terindah (Sistem Informasi Rujukan Dini Terintegrasi dengan Puskesmas Desa dan Kelurahan)
Sistem rujukan kesehatan terintegrasi dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama, sehingga proses rujukan pasien dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi antara rumah sakit dengan puskesmas di desa maupun kelurahan.
Direktur RSUD Datu Kandang Haji Kabupaten Balangan, H. Sudirman, Senin (8/6/2026) menyampaikan pengembangan inovasi menjadi bagian penting meningkatkan mutu layanan sekaligus mendukung transformasi tata kelola rumah sakit yang lebih modern dan profesional.
“Berbagai inovasi yang kami kembangkan merupakan bentuk komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kami tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga pada kenyamanan pasien, penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan pelayanan yang humanis,” ujarnya.
Lebih lanjut, inovasi-inovasi tersebut diharapkan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan, mempercepat akses pelayanan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit daerah.
"Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, RSUD Datu Kandang Haji Kabupaten Balangan optimis dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, responsif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Balangan yang lebih sehat dan sejahtera," pungkasnya.(rls/elhami)
Tags
INOVDA BALANGAN
