TOPRILIS.COM, KALSEL – BKPSDM Balangan melalui Bidang Mutasi, Promosi, dan Kinerja menggelar sosialisasi daring bertajuk "Sosialisasi Pengembangan Karier dalam Jabatan Fungsional", Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini menyasar khusus PNS Angkatan 2025 Formasi Jabatan Fungsional (JF) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.
Acara yang berlangsung via Zoom Meeting selama dua jam tersebut diikuti secara antusias oleh sekitar 130 peserta. Dua materi krusial menjadi fokus utama, yakni Angka Kredit, Kenaikan Pangkat, dan Kenaikan Jenjang JF, serta Panduan Pengolahan Penetapan Angka Kredit (PAK) pada aplikasi E-Kinerja.
Langkah ini diambil guna memastikan para pejabat fungsional anyar memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kewajiban administratif dan jenjang karier mereka ke depan.
Reza Fahdina, Analis SDM Aparatur BKPSDM Balangan selaku pemateri, memaparkan sejumlah kebijakan strategis yang sangat dinantikan peserta. Salah satunya adalah optimalisasi ijazah yang diperoleh sebelum menjadi CPNS. Bagi JF yang memiliki kualifikasi pendidikan lebih tinggi namun belum tercatat, disarankan segera mengusulkan Surat Keterangan Memiliki Ijazah (SKMI) sebagai bentuk legalitas administratif.
“Apabila ijazah tersebut linier dengan jabatan saat ini, maka dapat digunakan untuk percepatan kenaikan pangkat melalui prosedur Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (KPPI). Syaratnya adalah mengikuti Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) yang dilaksanakan dua kali setahun di Kantor Regional VIII BKN,” jelas Reza.
Menariknya, melalui jalur ini, PNS tidak perlu menunggu masa kerja dua tahun lebih atau akumulasi angka kredit kumulatif terpenuhi, karena kelulusan UPKP secara otomatis menutupi kekurangan angka kredit.
Reza juga memberikan pesan penting agar para JF tidak menunda proses pengurusan PAK. "Proseslah PAK setiap akhir atau awal tahun secara rutin. Jangan menunggu menumpuk saat akan naik pangkat, untuk menghindari kendala teknis seperti pergantian atasan atau perubahan status jabatan," tegasnya.
Meski sempat diwarnai kendala teknis akibat listrik padam beberapa kali yang mengganggu koneksi internet di BKPSDM, pemaparan dapat dilanjutkan dan tetap berjalan berkat antisipasi cepat tim panitia menggunakan jaringan seluler. Untungnya, kendala teknis tersebut tidak menyurutkan antusiasme dan apresiasi peserta terhadap kegiatan.
"Penyampaian materi dan penjelasannya cukup jelas dan mudah dipahami. Jawaban atas pertanyaan peserta juga sangat solutif. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan kualitas persiapannya," ungkap Marthin Jekson Butarbutar, peserta dari Kecamatan Tebing Tinggi.
Senada dengan Marthin, Anikmah Firda dari Dinas PUPRPERKIM dan Suhada dari Disdikbud Balangan menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat, terutama terkait teknis penambahan angka kredit dan arah pengembangan kompetensi ASN yang lebih profesional.
Terpisah, Kepala BKPSDM Kabupaten Balangan, H. Sufriannor, memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini. Menurutnya, sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen nyata BKPSDM dalam melaksanakan pembinaan ASN secara berkelanjutan, selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Kami mendukung penuh kegiatan pembinaan seperti ini. Ini adalah komitmen kita bersama agar ASN di Balangan, khususnya angkatan muda, benar-benar memahami hak dan kewajibannya sehingga dapat bekerja secara profesional dan terencana dalam meniti karier,” pungkas H. Sufriannor.(rls/elhami)
