AS Resmi Blokade Selat Hormuz

BLOKADE: Amerika Serikat (AS) menyatakan blokade di Selat Hormuz sudah mulai dilakukan - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Amerika Serikat (AS) menyatakan blokade di Selat Hormuz sudah mulai dilakukan. AS memblokir semua kapal yang hendak melintasi selat tersebut untuk melakukan perjalanan dari dan ke pelabuhan di Iran.

Langkah ini diambil AS untuk meningkatkan tekanan pada Iran agar membuka kembali jalur minyak utama tersebut setelah negosiasi perdamaian gagal.

"Kita tidak bisa membiarkan suatu negara memeras atau mengancam dunia," tegas Presiden AS Donald Trump kepada setelah blokade mulai berlaku Senin pukul 10 pagi waktu AS, dikutip dari CNBC, Selasa (14/4/2026).

Ketika dikonfirmasi langsung apakah tujuan dari blokade tersebut adalah untuk memaksa Iran membuka kembali selat atau hanya agar Iran datang ke meja perundingan, Trump mengamini keduanya.

"Kedua hal itu (yang kita inginkan), tentu saja, dan lebih dari itu," tegasnya singkat.

Pernyataan Trump di Gedung Putih muncul setelah Wakil Presiden JD Vance kembali dari Pakistan tanpa kesepakatan damai dengan Iran. Sementara itu, kesepakatan gencatan senjata dua minggu yang disepakati pekan lalu tampak semakin goyah di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Trump sendiri mengklaim Iran sangat ingin membuat kesepakatan perdamaian, meskipun negosiasi di Pakistan selama akhir pekan berakhir buntu. Urusan nuklir menjadi kendala utama kesepakatan belum didapatkan kedua belah pihak.

"Poin yang menjadi kendala adalah fakta bahwa mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Trump tentang Iran.

"Kami menyetujui banyak hal, tetapi mereka tidak menyetujui hal itu, dan saya pikir mereka akan menyetujuinya. Saya hampir yakin akan hal itu. Bahkan, saya yakin akan hal itu. Jika mereka tidak setuju, tidak ada kesepakatan," katanya lagi menekankan.

Saat blokade mulai berlaku Senin pagi, Trump memperingatkan kapal serang cepat Iran untuk tidak mendekati pasukan AS yang menegakkan penutupan tersebut.

"Jika ada kapal-kapal ini yang mendekati blokade kami, mereka akan segera dihilangkan," tulis Trump di Truth Social.(detik.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama