Indonesia Tambah Storage BBM, Guna Simpan Cadangan hingga 3 Bulan

ENERGI NASIONAL: Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan kapasitas storage energi nasional. Targetnya, cadangan minyak mentah Indonesia ditingkatkan hingga 90 hari atau setara tiga bulan - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan kapasitas storage energi nasional. Targetnya, cadangan minyak mentah Indonesia ditingkatkan hingga 90 hari atau setara tiga bulan. 

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko geopolitik global pasca penutupan Selat Hormuz, yang berpotensi mengganggu pasokan minyak dunia. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, kini daya tampung cadangan BBM nasional berkisar 20 hingga 25 hari.

“Sekarang BBM kita itu sudah 23 hari, jadi sudah di atas standar minimal cadangan nasional yang sebagaimana lazimnya. Kita tidak bisa stok 60 hari, mau ditaruh di mana?” kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Kamis, 5 Maret 2026.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto menilai perlu penambahan fasilitas storage agar ketahanan energi nasional lebih kuat menghadapi risiko geopolitik global.

Salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk pembangunan tangki penyimpanan baru adalah di wilayah Sumatra. Pemerintah menegaskan pasokan BBM dan LPG nasional masih aman, termasuk untuk menghadapi Lebaran 2026.

Sebagai antisipasi dampak penutupan Selat Hormuz, sekitar 25 persen impor minyak mentah Indonesia yang sebelumnya berasal dari Timur Tengah telah dialihkan ke negara lain, termasuk Amerika Serikat, untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.(metrotvnews.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama