![]() |
| PELAYANAN: Puskesmas Batumandi menjalankan pelayanan bagi lansia melalui inovasi Rusa Persia - Foto Dok Puskesmas Batumandi. |
TOPRILIS.COM, KALSEL – UPTD Puskesmas Batumandi terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif melalui inovasi unggulan bernama Rusa Persia (Ruang Santun Pemeriksaan Lansia).
Inovasi yang diinisiasi oleh Fivah Dwi Kresnawati, S.Kep.,Ns ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan kesehatan kelompok lanjut usia (lansia) di wilayah Kabupaten Balangan.
"Tujuan utama dari penerapan Rusa Persia adalah untuk menciptakan ekosistem pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan aman bagi lansia. Sebelum adanya inovasi ini, pasien lansia harus mengantre panjang bersama pasien umum lainnya di loket, poli, maupun apotek," ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Kini lanjutnya, melalui Rusa Persia, Puskesmas Batumandi memberikan jalur prioritas sehingga lansia sehingga tidak perlu lagi menunggu lama.
Karena menurutnya, hal ini juga bertujuan untuk menjaga keamanan lansia dari risiko penularan virus penyakit lain di ruang tunggu umum, mengingat imunitas tubuh lansia yang cenderung menurun.
"Inovasi ini membawa manfaat ganda, baik bagi penerima layanan maupun instansi kesehatan. Bagi para lansia, kehadiran layanan ini memberikan kepuasan tersendiri karena mereka merasa lebih dihargai dan diperhatikan melalui pelayanan yang bersifat proaktif," katanya.
Dari sisi pemerintah daerah, Rusa Persia menjadi mesin penggerak dalam pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan.
Terbukti pada tahun 2025, angka capaian SPM pelayanan kesehatan usia lanjut di wilayah kerja Puskesmas Batumandi berhasil menyentuh angka 100%, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 99,98%.
"Data menunjukkan jumlah pengguna layanan ini terus meningkat secara signifikan dari 336 lansia pada tahun 2024 menjadi 504 lansia pada tahun 2025," ungkapnya.
Ia menyebutkan yang membuat Rusa Persia berbeda adalah kebaharuan dan pengembangan berkelanjutan yang dilakukan. Tidak hanya sekadar menyediakan ruangan dan jalur khusus (handrail) di dalam gedung, inovasi ini telah berkembang menjadi layanan "Jemput Bola".
Petugas kesehatan kini melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah lansia yang memiliki keterbatasan kondisi fisik untuk datang ke Puskesmas.
Selain itu, pada pengembangan terbaru di tahun 2025, Rusa Persia mengintegrasikan pemberdayaan kader kesehatan dalam melakukan penjaringan dan skrining awal.
"Langkah ini memastikan deteksi dini kesehatan lansia dapat dilakukan lebih cepat dan menjangkau sasaran yang lebih luas," ujarnya.
Dengan semangat "Santun Lansia", Rusa Persia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi fasilitas kesehatan lainnya untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas hidup para orang tua kita di masa senja.(rls/elhami)



