![]() |
| BENDA MISTERIUS: Benda logam berukuran besar ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Jalan Sampit-Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah - Foto Net. |
TOPRILIS.COM, JAKARTA - Benda logam berukuran besar ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Jalan Sampit-Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Benda yang ditemukan di KM 26 itu berbentuk serpihan logam dengan sejumlah kabel masih melekat.
Dilansir detikKalimantan, Senin (19/10/2026), benda tersebut pertama kali ditemukan pekerja perkebunan PT Agro Bukit sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak memanen sawit. Bentuknya yang tak biasa memunculkan dugaan mengenai asal-usul benda tersebut.
Sejumlah warga menduga benda itu merupakan serpihan yang jatuh dari langit. Dugaan pun mengarah pada sampah antariksa atau bagian roket maupun satelit yang kembali memasuki atmosfer Bumi.
Dika, yang menyampaikan informasi penemuan itu, mengatakan benda tersebut ditemukan oleh ayahnya bersama sejumlah rekan kerja saat berangkat memanen sawit.
"Abahnya ulun (saya) bersama teman-teman ketika berangkat kerja untuk memanen sawit, sekitar pukul 06.00 WIB pagi, menemukan serpihan seperti itu. Benda logam seperti sisa serpihan pesawat atau apalah," ujarnya, Senin siang.
Dika mengatakan kondisi di sekitar lokasi penemuan sejauh ini terpantau aman. Dia juga menyebut tak ada bekas kebakaran di sekitar benda tersebut, meskipun sejumlah kabel masih terlihat melekat pada material logam itu.
"Kondisi sekitar aman saja, tidak ada bekas terbakar. Ada kabel-kabel juga di sekitarnya," tambahnya.
Penemuan benda logam tersebut menjadi perhatian karena sehari sebelumnya, pada Minggu (19/10) sore, warga di sejumlah wilayah Kotim melaporkan suara dentuman keras. Suara itu sempat dikira sebagai petir atau guntur.
Sejumlah warga bahkan mengaku merasakan getaran saat dentuman terdengar. Kemunculan benda logam di perkebunan sawit itu pun memunculkan dugaan adanya keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang memastikan bahwa suara dentuman tersebut berkaitan dengan benda logam yang ditemukan di KM 26.(detik.com/elh)
Tags
Peristiwa
