PLN UID Kalselteng Berbagi 5.000 Masker, Dukung Masyarakat Hadapi Dampak Karhutla

BAGI MASKER: Pegawai PLN UID Kalselteng sedang membagikan masker kepada para pengguna jalan di Banjarbaru untuk mengurangi dampak asap akibat Karhutla - Foto Dok PLN.

TOPRILIS.COM, KALSEL — Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan turut memicu kabut asap yang memengaruhi aktivitas masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) membagikan 5.000 masker kepada masyarakat di Kota Banjarbaru.

Salah seorang pengemudi ojek online yang menerima masker mengaku terbantu dengan adanya pembagian tersebut. Menurutnya, masker sangat bermanfaat bagi dirinya dan rekan-rekan sesama pengemudi yang banyak menghabiskan waktu di jalan.

Pembagian masker dilaksanakan pada Jumat (4/9) oleh pegawai PLN UID Kalselteng di dua titik aktivitas masyarakat, yakni Lapangan Murjani dan Jalan Panglima Batur, Banjarbaru. Masker dibagikan kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut, termasuk para pengemudi ojek online yang sehari-hari banyak menghabiskan waktu di jalan.

Menurut para pengemudi Ojol, masker tersebut sangat berguna, terutama dengan kondisi asap akibat Karhutla seperti sekarang, apalagi mereka yang setiap hari bekerja di jalan cukup sering terpapar secara langsung.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, mengatakan pembagian masker menjadi salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kabut asap akibat Karhutla.

“Pada kesempatan ini, PLN hadir membagikan masker kepada para pengguna jalan di kawasan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat Karhutla. Harapannya, bantuan sederhana ini dapat membantu mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Humaidi.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Employee Volunteering Program TJSL yang melibatkan insan PLN untuk bersama-sama terjun dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program TJSL melalui Employee Volunteering Program, di mana kami mengajak insan PLN untuk bersama-sama melakukan kegiatan sosial. Selain memberikan manfaat, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk semakin dekat dengan masyarakat,” tambah Humaidi.

Masker juga diberikan kepada para pekerja kebersihan yang bekerja setiap hari dijalan.

Salah seorang pengemudi ojek online yang menerima masker mengaku terbantu dengan adanya pembagian tersebut. Menurutnya, masker sangat bermanfaat bagi dirinya dan rekan-rekan sesama pengemudi yang banyak menghabiskan waktu di jalan.

“Masker ini pasti sangat berguna, terutama dengan kondisi asap akibat Karhutla seperti sekarang. Kami yang setiap hari bekerja di jalan cukup sering terpapar, jadi bantuan seperti ini sangat membantu. Terima kasih kepada PLN,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak buruk kabut asap akibat Karhutla, PLN UID Kalselteng bagikan 5.000 masker di Banjarbaru, Jumat (4/9).

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan keterlibatan pegawai dalam kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bagi kami, kepedulian tidak harus selalu diwujudkan dalam hal yang besar. Ketika ada kebutuhan di tengah masyarakat, kami berupaya hadir dengan apa yang bisa dilakukan. Semoga pembagian masker ini dapat membantu masyarakat dalam beraktivitas dan menjadi manfaat nyata dari keterlibatan insan PLN di tengah masyarakat,” pungkas Iwan.(rls/elhami)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama