Diskominfosandi Barut Catat Penyerapan Anggaran Tertinggi, Capai 65,48 Persen

 

WAWANCARA: Kepala Diskominfosandi Barut Drs H Ardian - Foto Dok Nett


TOPRILIS.COM, KALTENG- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara (Barut) mencatat realisasi penyerapan anggaran tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut hingga 20 Juli 2026. Realisasi anggaran Diskominfosandi mencapai 65,48 persen. 

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Barut H Shalahuddin saat memimpin apel gabungan ASN, senin (20/7/2026) di halaman Kantor Bupati Barut.

Dalam arahannya, H Shalahuddin mengatakan secara keseluruhan realisasi penyerapan anggaran Pemkab Barito Utara baru mencapai 34,33 persen. Angka tersebut masih berada di bawah target nasional sebesar 54,167 persen.

Karena itu dirinya pun meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

“Saya mengapresiasi Dinas Komunikasi dan Informatika yang telah mencapai realisasi penyerapan anggaran sebesar 65,48 persen,” kata Shalahuddin.


Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi perangkat daerah lainnya untuk meningkatkan kinerja dan mempercepat pelaksanaan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Diskominfosandi Barut Drs H Ardian, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran dalam memastikan program berjalan sesuai perencanaan dan jadwal.

“Capaian realisasi penyerapan anggaran sebesar 65,48 persen ini merupakan hasil kerja sama seluruh ASN dan tenaga pendukung di Diskominfosandi,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, sejak awal tahun pihaknya berupaya mempercepat proses administrasi, pengadaan hingga pelaksanaan kegiatan agar pekerjaan tidak menumpuk pada akhir tahun.

Menurutnya, capaian tersebut juga tidak terlepas dari arahan Bupati yang terus mendorong percepatan program dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Diskominfosandi akan menjaga konsistensi pelaksanaan kegiatan serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah dalam mengawal program komunikasi publik, pemerintahan berbasis elektronik, statistik sektoral dan persandian.

“Target kami bukan hanya tingginya penyerapan anggaran, tetapi memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: Nett

Lebih baru Lebih lama