Atasi Darurat Sampah, Pemerintah Siap Bangun 24 Fasilitas PSEL di Indonesia

PSEL: Pengolahan Sampah
Menjadi Energi Listrik (PSEL) akan dibangun di 24 wilayah Indonesia - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto menyebut pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) akan dibangun di 24 wilayah Indonesia. Proyek ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menangani persoalan sampah di Tanah Air.

"Saya tadi bicara sebentar dengan beliau (Menko Pangan Zulkifli Hasan) akan ada lagi dilakukan kalau nggak salah 24 di seluruh Indonesia," kata Aris dalam peresmian PSEL Bogor Raya 1, Kamis, 17 September 2026.

Aris mengatakan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian terhadap empat hal yang saat ini menjadi fundamental di bidang pembangunan. Pertama, pangan dan air. Kedua, energi. Ketiga, teknologi. Keempat environmental.

"Pada hari ini alhamdulillah sudah ada terobosan untuk semua sinergi antara energi teknologi dan environmental. Maka timbullah PSEL yang sekarang akan di ground breaking oleh Bapak Menko," ujar Aris. 

Aris menyebut masalah sampah sudah terjadi puluhan tahun. Maka, itu perlu melakukan tindakan segera.

"Dan Alhamdulillah di era Bapak Prabowo hampir 2 tahun ini dibantu kementerian-kementerian terkait yang semuanya berpikir keras inovatif dan kreatif tercipta lah solusi," ungkap Aris.

Aris mengaku sempat berbicara dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang juga hadir dalam peresmian PSEL Bogor Raya 1. Ia menerima informasi ada teknologi baru lagi yang bisa digunakan untuk mengolah sampah lama menjadi solar.

Aris mengaku akan terus menindaklanjuti informasi itu. Ia meminta kepada seluruh kementerian lembaga terkait untuk selalu berkoordinasi, komunikasi, dan kolaborasi sehingga tercipta teknologi-teknologi, terobosan-terobosan yang sempat menjadi hambatan.

"Ini masalah bangsa yang cukup serius kalau kita tidak kolaborasi bersama, maka tidak akan ketemu solusi seperti ini. Ini merupakan hal luar biasa, sehingga kami saya sebagai pribadi saja dari belakang menjembatani kalau ada permasalahan ya mau kita komunikasi kan bersama," ujar Aris.(metrotvnews.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama