![]() |
| JABARKAN: Presiden Prabowo Subianto membeberkan 10 langkah besar yang akan menjadi agenda transformasi Indonesia dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 - Foto Net. |
TOPRILIS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membeberkan 10 langkah besar yang akan menjadi agenda transformasi Indonesia dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Agenda tersebut mencakup pembenahan layanan kesehatan dan pendidikan hingga pembangunan bursa komoditas, pusat keuangan internasional, serta percepatan kendaraan listrik.
Prabowo menyampaikan rencana tersebut dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangannya di DPR RI, Jumat (14/8). Ia mengatakan RAPBN 2027 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan.
"Hari ini saya akan menggunakan kesempatan berbicara di majelis yang terhormat ini untuk menyampaikan setidaknya 10 langkah besar yang akan menjadi tahap berikutnya dari transformasi Indonesia," ujar Prabowo.
Sepuluh agenda tersebut menjadi bagian dari RAPBN 2027 yang memiliki belanja negara Rp4.097,2 triliun, pendapatan Rp3.426 triliun, dan pembiayaan Rp671,2 triliun. Pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 6 persen pada 2027, dengan inflasi 2,5 persen dan kemiskinan turun ke kisaran 6-6,5 persen.
Berikut poin-poin yang disampaikan Prabowo:
1. Renovasi 10 ribu Puskesmas
Pemerintah akan merenovasi 10 ribu puskesmas di 7.285 kecamatan mulai 2027. Setiap puskesmas akan mendapatkan anggaran perbaikan sekitar Rp4 miliar.
Selain puskesmas, pemerintah akan merenovasi atau membangun 514 laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) di seluruh kabupaten/kota. Program tersebut ditargetkan selesai paling lambat 2030.
2. Revitalisasi 441 RSUD
Pemerintah juga akan membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar setiap kabupaten/kota memiliki rumah sakit yang memadai.
RSUD tersebut akan diperkuat untuk menangani penyakit dengan tingkat kematian tinggi seperti kanker, jantung, stroke, dan ginjal, sekaligus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak.
Prabowo mengatakan pemerintah sebelumnya telah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Dari jumlah itu, 20 rumah sakit telah beroperasi.
3. Renovasi Sekolah yang Perlu Perbaikan
Prabowo menargetkan renovasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan rampung paling lambat 2029.
Program tersebut akan dipercepat pada 2027 dan 2028. Pemerintah juga akan melengkapi ruang kelas dengan layar pintar interaktif atau interactive flat panel (IFP).
"Sekolah adalah tempat anak-anak Indonesia membangun masa depannya. Tetapi masih ada anak yang belajar dengan atap bocor, dinding retak, toilet rusak, dan ruang kelas yang tidak aman," ucap Prabowo.
Selain renovasi, pemerintah menargetkan seluruh sekolah negeri tidak dipungut bayaran. Prabowo juga mengatakan pada akhir Desember 2026 seluruh sekolah akan mendapat tambahan tiga IFP, setelah sebelumnya menerima satu unit.
4. Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Pemerintah akan mengoperasikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai 1 Januari 2027.
Prabowo mengatakan bursa tersebut ditujukan untuk membangun Indonesia Reference Price atau harga referensi Indonesia bagi komoditas ekspor utama. Ketentuan penyelenggaraannya ditargetkan dibahas bersama DPR RI dan diterbitkan paling lambat 17 September 2026.
"Kita bukan hanya ingin menjadi penghasil komoditas dunia. Kita harus menjadi penentu harga komoditas dunia," kata Prabowo.
5. Optimalisasi Aset BUMN
Pemerintah akan mempercepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk tanah, gedung, jaringan, kawasan, dan fasilitas yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Prabowo mengatakan pemerintah telah menutup 290 BUMN yang dinilai tidak produktif dan menargetkan jumlah BUMN pada akhir 2026 maksimal 300 perusahaan yang produktif.
Aset yang belum optimal juga akan dibuka untuk kerja sama dengan swasta melalui proses yang terbuka, kompetitif, dan akuntabel dengan tetap menjaga kepemilikan strategis negara.
6. Bangun PLTS 100 GW
Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) sekaligus mempercepat penghentian pembangkit listrik tenaga diesel.
Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GW pembangkit listrik tenaga surya dan penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel. Prabowo juga menyebut idealnya setiap desa memiliki PLTS berkapasitas 1 megawatt.
Menurut perhitungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang disampaikan Prabowo, pembangunan 100 GW PLTS berpotensi menghemat setidaknya Rp73,9 triliun per tahun dari penurunan biaya pokok produksi listrik.
7. PFII dibangun di Jakarta dan Bali
Pemerintah menetapkan rencana pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta dan Bali. Pusat ini akan diarahkan menjadi tempat kegiatan keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia.
PFII akan memiliki Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, lembaga pengelola, lembaga pengawas jasa keuangan, Pengadilan PFII di bawah Mahkamah Agung, serta Lembaga Arbitrase PFII.
Pemerintah juga membuka penggunaan bahasa Inggris dalam kontrak dan adopsi prinsip hukum komersial serta standar internasional. Kegiatannya mencakup perbankan, asuransi, pasar modal, derivatif, bursa karbon, bullion, fintech, keuangan syariah, family office, treasury center, dan manajemen investasi.
8. Bentuk Danantara Development Management Fund
Prabowo juga memperkenalkan Danantara Development Management Fund (DDMF) sebagai instrumen untuk menyiapkan, mengembangkan, dan membiayai proyek strategis jangka panjang yang belum dapat dibiayai melalui investasi komersial jangka pendek.
Dana tersebut akan diarahkan antara lain untuk proyek mobil nasional, motor nasional, Giant Sea Wall, serta proyek transformasional lainnya.
Untuk Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa, Prabowo memperkirakan pembangunannya dapat membutuhkan waktu 15-20 tahun. Namun, jika 15 segmen dikerjakan secara serentak, proyek tersebut ditargetkan dapat selesai dalam delapan tahun.
9. Percepat Kendaraan Listrik
Pemerintah akan mempercepat elektrifikasi kendaraan sekaligus mengurangi subsidi BBM secara signifikan.
Prabowo mengatakan pemerintah akan memberikan insentif untuk 1 juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh pengusaha Indonesia. Kebijakan ini ditujukan untuk menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi BBM impor, serta memperbesar industri motor listrik dan rantai pasoknya.
"Kebijakan ini mempunyai tiga tujuan sekaligus: menurunkan biaya kendaraan bagi rakyat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, dan membesarkan industri motor listrik nasional beserta rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, serta layanan purnajualnya," ujar Prabowo.
10. Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa
Langkah terakhir adalah mengajukan kebijakan dwi-kewarganegaraan secara terbatas bagi warga negara Indonesia yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberikan kontribusi luar biasa bagi kepentingan nasional.
Prabowo menyebut Indonesia memiliki diaspora yang bekerja sebagai ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, hingga profesional kelas dunia.
Pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang untuk membuka skema tersebut secara selektif dan terukur, dengan uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan terhadap keamanan dan kepentingan negara.(CNN Indonesia/elh)
Tags
Nasional
