TOPRILIS.COM, KALSEL – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Balangan terus mempercepat transformasi digital pemerintahan melalui implementasi Integrated Employee Expenditure Information System (INEXIS).
Inovasi berupa aplikasi digital tata kelola keuangan daerah ini telah diimplementasikan secara penuh sejak 6 Januari 2025 sebagai strategi manajemen keuangan mutakhir melalui pengelolaan data belanja pegawai yang terintegrasi.
Mustakim Kepala Bidang Perbendaharaan BPKPAD Balangan, Rabu (19/8/2026) mengatakan, pengembangan aplikasi INEXIS bertujuan untuk menyederhanakan proses pengelolaan dan meningkatkan akurasi data belanja pegawai.
Menurutnya, sistem ini dirancang secara khusus untuk mengurangi kesalahan manusia serta memastikan ketepatan besaran uang yang dibayarkan kepada pegawai tiap bulan. Selain itu, INEXIS hadir untuk menghindari adanya kecurangan (fraud) dan penyalahgunaan data operasional.
Kehadiran inovasi ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Balangan Nomor 109 Tahun 2022 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah, sekaligus bentuk implementasi digitalisasi keuangan transaksi non-tunai, dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
"Tujuan akhirnya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan dan administrasi pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel pada Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan," ujarnya.
Sementara itu, kebaharuan (novelty) yang ditawarkan INEXIS adalah menjadi sistem pertama di lingkungan Pemerintah Daerah yang mengintegrasikan data gaji dan tunjangan yang berada di Bidang Keuangan secara langsung dengan data Kepegawaian Negara di bawah kewenangan Badan Kepegawaian Daerah.
Lebih lanjut menurutnya, keunggulan utama dari inovasi ini meliputi Efisiensi yaitu mengurangi banyak tugas manual terkait pengumpulan bukti dan input data yang kini diotomasi, sehingga meminimalkan risiko kesalahan manusia (human error) dalam pengelolaan hak keuangan dan perhitungan pegawai.
"KemudianTransparansi yakni memberikan akses data belanja pegawai dan berbagai entitas secara terpusat dan konsisten, Analitik yaitu pemangku kebijakan dapat melihat arus kas serta tren pembayaran secara real-time kapan saja dibutuhkan, serta Perencanaan dimana istem memungkinkan analisis mendalam untuk mengidentifikasi pengeluaran yang tidak efisien, mencegah potensi kerugian, serta mampu memperhitungkan kebutuhan anggaran belanja pegawai tahun berikutnya secara presisi dan akurat," jelasnya.
Ia mengungkapkan, sejak diterapkan secara penuh, INEXIS telah memberikan dampak dan manfaat operasional yang sangat signifikan bagi administrasi Kabupaten Balangan. Aplikasi ini telah digunakan dengan sukses sebagai sistem pengelolaan belanja pegawai oleh seluruh 32 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Balangan.
"Sebanyak 3.786 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah terekam dan dikelola datanya melalui INEXIS. Seluruh proses pengelolaan data kepegawaian, penggajian, hingga pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dapat dilakukan secara terintegrasi penuh," ungkapnya.
Saat ini seluruh pembayaran belanja pegawai pada 32 SKPD kini diproses melalui INEXIS dengan pengiriman data payroll secara otomatis langsung ke KSP Bank Kalsel. Hal ini sukses menghilangkan proses input data ke bank secara manual.
"INEXIS menghasilkan rekapitulasi data belanja pegawai yang jauh lebih akurat, konsisten, dan real-time, yang sangat mendukung percepatan proses pembayaran, penyusunan laporan belanja, serta pengambilan keputusan dalam perencanaan anggaran belanja daerah," pungkasnya.(rls/elhami)
Tags
INOVDA BALANGAN
