Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas 2026 Segera Dibuka, Lulusan SMA Sederajat Wajib Bersiap

SEKOLAH IKATAN DINAS: Pendaftaran sekolah ikatan dinas 2026 akan dimulai - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Pendaftaran sekolah ikatan dinas 2026 akan dimulai. Lulusan SMA sederajat siapkan diri kalian.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah menyampaikan pendaftaran CPNS 2026 khususnya jalur sekolah ikatan dinas sebentar lagi dibuka. 

"Sebentar lagi dibuka pendaftaran sekolah ikatan dinas. Kami upayakan minggu depan," kata Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah kepada JPNN, Sabtu (18/7/2026).

Dia mengungkapkan formasi CPNS 2026 jalur sekolah ikatan dinas ditentukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini.

Sistemnya diatur melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB).

Nah, PermenPANRB pengadaan sekolah ikatan dinas sudah ada.

"PermenPANRB sudah ditandatangani Ibu MenPANRB Rini Widyantini minggu kemarin, makanya BKN langsung siapkan implementasinya," terang Prof. Zudan.

Dia menambahkan pendaftaran CPNS 2026 jalur sekolah ikatan dinas merupakan gawean KemenPANRB dan BKN. 

Walaupun saat ini BKN tengah menangani pengadaan ASN PPPK Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Sekolah Rakyat, tetapi diupayakan pendaftaran sekolah ikatan dinas sesuai time line.

Pada rekrutmen CPNS 2025 jalur sekolah ikatan dinas, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan tanggal pendaftaran dimulai 29 Juni hingga 18 Juli 2025.

Nah, tahun ini pendaftaran akan dimulai pekan depan.

"Anak-anak lulusan SMA sederajat siapakah diri kalian untuk memulai tahapan rekrutmen sekolah ikatan dinas. Seleksi ini murni karena menggunakan computer assisted test atau CAT BKN,' ucapnya.

Prof. Zudan menegaskan, tidak ada yang bisa menolong peserta seleksi selain diri sendiri. Tidak ada istilah orang dalam karena semua hasil seleksi terpampang secara live. (jpnn.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama