![]() |
PERKUAT LITERASI: OJK terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyelenggaraan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Banjarmasin - Foto Dok OJK. |
TOPRILIS.COM, KALSEL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyelenggaraan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Banjarmasin. Kegiatan berlangsung 4–5 Juli 2026 di Main Atrium Duta Mall Banjarmasin sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Selatan yang memiliki potensi besar di sektor perdagangan, UMKM, industri halal, pondok pesantren, serta industri jasa keuangan syariah.
SYAFIF merupakan hasil kolaborasi OJK bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJK Syariah) dan Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS).
Edukasi, Promosi & Layanan Langsung ke Masyarakat
Kegiatan menghadirkan Financial Expo dengan berbagai produk dan layanan PUJK Syariah, talkshow edukatif bersama regulator dan industri, serta aktivitas interaktif: lomba, hiburan, kuis, dan doorprize. Masyarakat juga dapat konsultasi langsung mengenai pembiayaan, tabungan, investasi, dan asuransi syariah sesuai kebutuhan, serta layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah.
OJK Provinsi Kalsel juga membuka booth layanan konsumen untuk konsultasi pelindungan konsumen sektor jasa keuangan, penyampaian pengaduan, serta akses Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) agar masyarakat bijak mengambil keputusan keuangan.
Sinergi Seluruh Pemangku Kepentingan
Pembukaan SYAFIF dihadiri Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan Agus Maiyo, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Banjarmasin Muhammad Taufik Rivani, Ketua OC LIKS Arjanto, serta pemangku kepentingan dari pemerintah daerah, regulator, industri jasa keuangan, dan organisasi penggiat ekonomi syariah.
Kepala OJK Provinsi Kalsel Agus Maiyo menyampaikan pengembangan ekosistem keuangan syariah di Kalsel tidak bisa dilakukan satu pihak saja.
“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut perlu diwujudkan melalui penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah, pengembangan ekosistem halal, pemberdayaan UMKM pesantren dan institusi Islam lainnya, perluasan akses keuangan syariah, inovasi produk dan layanan yang mudah dan terjangkau, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, regulator, industri, akademisi, dan masyarakat sehingga manfaat ekonomi syariah dapat dirasakan secara lebih luas,” tegas Agus Maiyo.
OJK Provinsi Kalsel secara konsisten memperkuat sinergi dengan Pemda, Regulator, PUJK, MES, MUI, KDEKS, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan mitra strategis lainnya melalui program literasi keuangan, inklusi keuangan, salah satunya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah.
Apresiasi Pemkot Banjarmasin
Asisten II Sekda Kota Banjarmasin Muhammad Taufik Rivani mengapresiasi SYAFIF 2026 sebagai wadah edukasi sekaligus sarana memperkenalkan produk dan layanan keuangan syariah. Ia berharap masyarakat semakin memahami manfaat keuangan syariah dan terdorong memanfaatkannya untuk aktivitas ekonomi produktif dan berkelanjutan.
Ketua OC LIKS Arjanto menambahkan SYAFIF menjadi wujud kolaborasi pemangku kepentingan dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah. Masyarakat dapat memperoleh edukasi, informasi, serta akses langsung ke produk dan layanan syariah dalam satu rangkaian terintegrasi.
Turut hadir dan berpartisipasi Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kanwil Kemenag Kalsel, LPS, ASBISINDO, KDEKS, MES, stakeholder, penggiat ekonomi syariah, serta PUJK Syariah.
Melalui SYAFIF, OJK bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah yang aman, terpercaya, dan sesuai kebutuhan. Sinergi yang diperkuat diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Selatan.(Rilis OJK)
Tags
Berita OJK
