Kementerian ESDM Permudah Izin Distribusi LPG 3 Kg ke Koperasi Desa Merah Putih

SALURKAN LPG 3 KG: Koperasi Desa Merah Putih bakal salurkan LPG 3 kg bersubsidi. ESDM pangkas perizinan, Menko Pangan jamin UMKM tetap aman - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) siap memfasilitasi kemudahan perizinan sekaligus menyusun tata kelola distribusi LPG 3 kg bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dukungan teknis ini telah dimasukkan ke dalam draf Peraturan Presiden (Perpres) yang sedang digodok.

"Dukungan dari Kementerian ESDM sudah ada di dalam draf (perpres), ya. Itu bagaimana tata kelola distribusi (LPG 3 kg), dan yang kedua adalah memfasilitasi kemudahan perizinan dan lain-lain," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman ketika ditemui setelah konferensi pers terkait rancangan Perpres Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP, dikutip dari Antara, Rabu (29/7/2026).

Laode menjelaskan bahwa keterlibatan Kementerian ESDM sangat krusial karena KDKMP bakal menjadi wadah baru dalam rantai penyaluran tabung gas melon tersebut.

"(Peran ESDM) di distribusi LPG 3 kg. Kan LPG subsidi," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa KDKMP disiapkan sebagai jaringan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan barang-barang subsidi serta bantuan resmi. Pria yang akrab disapa Zulhas ini menegaskan, hadirnya koperasi merah putih tidak akan mematikan usaha warung atau UMKM sejenis milik warga sekitar. 

Pemerintah mematok target sebanyak 25 ribu Koperasi Merah Putih dapat mulai beroperasi pada kisaran Agustus–September 2026. Jumlah tersebut ditargetkan terus meluas hingga mencapai 35.862 unit pada akhir tahun.

Agar seluruh proses berjalan lancar, Zulhas berharap aturan mengenai tata kelola KDKMP ini bisa rampung dalam kurun sepekan sebagai acuan operasional di lapangan. “Mudah-mudahan minggu ini selesai tata kelolanya agar semua bisa punya pegangan yang sama,” kata Zulhas.(liputan6.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama