![]() |
| STOK BERAS: Kementan tegaskan stok beras nasional tembus 26 juta ton sehingga Indonesia siap menghadapi ancaman kemarau panjang El Nino - Foto Net. |
TOPRILIS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa akumulasi stok beras nasional diperkirakan mencapai 26 juta ton, termasuk potensi dari masa panen mendatang. Jumlah tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional hingga 10 bulan di tengah ancaman kemarau panjang El Nino.
Amran menjelaskan, angka 26 juta ton tersebut merupakan akumulasi dari stok di Perum Bulog, sektor industri hotel, restoran, dan katering (horeka), serta potensi produksi tanaman padi (standing crop) menjelang masa panen.
"Tercatat ada 10 juta ton standing crop, kemudian kurang lebih 10,8 juta ton di sektor horeka dan rumah tangga, serta 5,2 juta ton di gudang Bulog, sehingga totalnya mencapai 26 juta ton. Dengan konsumsi nasional sekitar 2,6 juta ton per bulan, artinya stok ini sangat cukup untuk 10 bulan ke depan," jelas Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Dengan ketersediaan tersebut, stok beras nasional diperkirakan mampu bertahan setidaknya hingga Mei 2027. Jumlah produksi tersebut berpotensi terus bertambah seiring masuknya masa panen raya pada Maret 2027.
"Artinya, fenomena El Nino Godzilla yang saat ini ramai dibicarakan insyaAllah bisa kita lalui tanpa mengganggu kondisi perberasan Indonesia. Stok kita aman," ucapnya.
Amran juga menambahkan bahwa dirinya telah melaporkan kesiapan stok beras dan strategi antisipasi El Nino ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Pada rapat terbatas (ratas) sebelumnya, kami sudah menghadap Bapak Presiden untuk melaporkan bahwasanya stok pangan kita dalam kondisi cukup," tegasnya.(liputan6.com/elh)
Tags
Bisnis
