TOPRILIS.COM, KALSEL – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Balangan kembali menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah titik rawan pelanggaran dan peningkatan keselamatan lalu lintas di wilayah Paringin, Kamis 2 Juli 2026.
Rapat dipimpin oleh Kadishub Balangan Musa Abdullah dan diikuti unsur Dishub, Polres Balangan, serta OPD terkait.
Bundaran Simpang Empat Jadi Sorotan
Kabid Prasarana dan Keselamatan Dishub Balangan Rizky Rakhman menyoroti adanya kejadian pelanggaran di bundaran simpang empat Kota Paringin. Bahkan beberapa kali terjadi kendaraan yang menerobos arus.
“Perlukah data kejadian yang terintegrasi? Manfaat data kejadian menjadi dasar intervensi untuk edukasi ke masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan penegasan rambu jalan satu arah di beberapa ruas titik yang masih membingungkan pengendara.
Polres Balangan: Perkuat Rambu & Kesadaran Masyarakat
Sementara itu Kasat Lantas Polres Balangan AKP Rachmad Hidayat Noor memetakan sejumlah titik rawan:
1. Depan Toko Yulia: banyak kendaraan melawan arus, perlu dipasang rambu lalin
2. Depan Pos Lantas sampai Bank Kalsel: pernah terjadi kecelakaan, perlu penegasan rambu
3. Depan Taman PPKB: rawan, perlu penegasan rambu lalin
4. Depan Nasi Padang: sepakat dipasang rambu
5. Depan Bank BRI: rambu sudah ada, tinggal kesadaran masyarakat. Disarankan sosialisasi lewat videotron
6. Bundaran Maritam & Paringin: perlu rambu memutar
“Kepolisian selama ini sudah maksimal melakukan penanganan seperti edukasi, pemasangan rambu, edukasi di media sosial. Perlu kesadaran dari masyarakat, dan dimulai dari diri kita sendiri,” kata AKP Rachmad.
Ia juga menekankan prinsip memberi larangan tetapi harus mencarikan solusi.
Dishub Siapkan Media Edukasi & Penataan Angkutan
Kadishub Balangan Musa Abdullah menyatakan kesiapan menyiapkan bahan sosialisasi untuk ditayangkan di videotron. Himbauan juga akan disebar melalui Radio Sanggam, bahkan opsi podcast jika diperlukan.
“Perlukah himbauan melalui mic? Rambu yang masih kurang perlu diperhatikan,” ujarnya.
Dishub juga menyoroti tempat singgah angkutan besar di dekat Majelis Nurul Muhibbin yang perlu ditata agar tidak mengganggu arus lalin.
Sinergi Data, Rambu, dan Edukasi
Forum LLAJ menyimpulkan penanganan keselamatan lalu lintas harus terintegrasi: penguatan data kejadian, penambahan/penegasan rambu di titik rawan, dan masifnya edukasi ke masyarakat lewat media digital maupun konvensional.
Kesadaran berlalu lintas dari pengendara menjadi kunci. “Memberi larangan harus dibarengi solusi,” tegas forum. Hasil rapat ini akan ditindaklanjuti dengan survei lapangan dan pemasangan rambu sesuai prioritas.(rls/elhami)
Tags
Forum LLAJ Balangan
