BI Tegaskan Beli Dolar AS di Atas US$ 10.000 Tidak Dilarang, Ini Syaratnya

PEMBELIAN VALAS: BI menegaskan tidak pernah melarang masyarakat untuk membeli valuta asing (valas), termasuk dolar Amerika Serikat (AS), di atas nilai US$ 10.000 - Foto Net.


TOPRILIS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak pernah melarang masyarakat untuk membeli valuta asing (valas), termasuk dolar Amerika Serikat (AS), di atas nilai US$ 10.000.

BI menjelaskan bahwa aturan yang berlaku hanyalah kewajiban bagi nasabah untuk melampirkan dokumen pendukung (underlying document) apabila total pembelian valas melebihi US$ 10.000 dalam kurun waktu satu bulan.

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono, mengatakan bahwa ketentuan tersebut diterapkan semata-mata untuk memenuhi prinsip kepatuhan (compliance) serta mencegah praktik spekulasi di pasar valas, bukan untuk membatasi transaksi masyarakat.

“Saya ingin tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Bank Indonesia tidak pernah melarang nasabah membeli valas dalam jumlah apa pun. Yang diatur adalah apabila total pembelian valas melebihi US$ 10.000 dalam satu bulan, maka transaksi tersebut perlu dilengkapi dokumen pendukung,” tegas Thomas dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Rabu (22/7/2026).

Syarat Dokumen Pendukung

Thomas menjelaskan, dokumen pendukung yang dimaksud dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil nasabah, seperti:
• Tagihan biaya pendidikan di luar negeri.
• Invoice pembayaran barang atau jasa dari luar negeri.
• Tagihan biaya pengobatan di luar negeri.
• Dokumen sah lainnya yang menunjukkan tujuan penggunaan dana.
“Bank Indonesia sudah memberikan sosialisasi kepada perbankan sehingga seharusnya informasi ini dapat diklarifikasi langsung oleh pihak bank. Sekali lagi saya tekankan, tidak benar ada pelarangan. Kebijakan ini semata-mata untuk kepatuhan dan mengurangi spekulasi,” tambahnya.(liputan6.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama