Transparansi Layanan, PLN UID Kalselteng Undang Media Tinjau Kesiapan Peralatan Siaga

SIMULASI: Petugas PDKB saat melakukan simulasi penggunaan APD saat kegiatan gelar alat pada acara media gathering PLN UID Kalselteng di Banjarbaru, pada Rabu (8/4) - Foto Dok PLN.

TOPRILIS.COM, KALSEL – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menunjukkan kesiapan dalam menjaga keandalan listrik melalui gelar peralatan siaga kelistrikan bersama insan pers. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi sekaligus memperlihatkan kesiapan operasional dalam menghadirkan layanan yang andal.

Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian media gathering PLN UID Kalselteng 2026 yang diikuti 29 jurnalis dari 20 media di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan ini, berbagai peralatan operasional diperkenalkan secara langsung, mulai dari mobil Yantek, Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB), Unit Cubicle Kabel Bergerak (UCKB), Insulated Skylift PDKB Sentuh Langsung, hingga DCC Mobile yang dilengkapi personel PDKB.

Manajer Operasi dan Pemeliharaan Distribusi PLN UID Kalselteng, Tukiyo, menyampaikan bahwa kesiapan peralatan dan personel menjadi kunci dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.

Manajer Operasi dan Pemeliharaan Distribusi PLN UID Kalselteng, Tukiyo, menyampaikan bahwa kesiapan peralatan dan personel menjadi kunci dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.

“Peralatan dan petugas siaga ini kami siapkan sebagai bentuk komitmen PLN agar listrik tetap menyala dalam berbagai kondisi. Seluruh perangkat selalu dalam keadaan siap pakai, didukung personel yang responsif sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan aman,” jelasnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias saat melihat langsung fungsi dan peran masing-masing peralatan, sekaligus berdiskusi terkait proses penanganan gangguan di lapangan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan PLN dalam merespons berbagai situasi.

Ilfan Nor Ridhoni dari Borneo Media Agency menilai kesiapan tersebut sebagai wujud keseriusan PLN dalam menjaga keandalan layanan.

Ilfan Nor Ridhoni dari Borneo Media Agency saat melakukan liputan gelar alat PLN di kegiatan media gathering PLN UID Kalselteng 2026. Ia menilai kesiapan tersebut sebagai wujud keseriusan PLN dalam menjaga keandalan layanan.

“Luar biasa kesiapan PLN dengan peralatan-peralatan yang mutakhir dan canggih. Pengalaman ini sangat berkesan bagi saya karena bisa menyaksikan langsung bagaimana kesiapan tersebut di lapangan,” ujarnya.

Muhammad Saukani dari Koran Banjar turut merasakan manfaat dari kegiatan tersebut, terutama dalam memperkaya pemahaman terhadap operasional PLN.

“Kegiatan ini sangat berkesan karena menambah wawasan kami tentang kesiapan PLN secara langsung, sekaligus memberikan gambaran yang lebih mendalam dan aktual,” katanya.

GM PLN UID Kalselteng bersama petugas yantek yang sedang melakukan siaga bersama UPS Mobile pada kegiatan media gathering PLN UID Kalselteng di Kiram, Selasa (7/4).

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa keandalan listrik terus dijaga melalui penguatan sistem, inovasi peralatan, serta kesiapan personel di lapangan.

“Ini merupakan bagian dari inovasi PLN dalam menjaga keandalan listrik bagi seluruh lapisan masyarakat. Peralatan yang kami miliki dirancang dengan mobilitas tinggi sehingga dapat segera dikerahkan dan dioperasikan sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Iwan.

Foto bersama para wartawan, pimpinan media dan petugas PLN setelah gelar alat siaga dalam rangkaian kegiatan media gathering PLN UID Kalselteng pada Rabu (8/4) di Banjarbaru.

Melalui kegiatan ini, PLN UID Kalselteng berharap publik dapat semakin memahami berbagai upaya yang dilakukan dalam menjaga pasokan listrik tetap andal, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap layanan kelistrikan yang terus berkembang.(rls/elhami)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama