Strategi Kemandirian Energi: B50 Berlaku Juli 2026, Ketergantungan Impor Berakhir

PROGRAM BIODISEL B50: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program biodiesel B50 akan jalan tanpa pasokan dari impor. Seluruh komponen bahan baku akan didapat dari dalam negeri - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program biodiesel B50 akan jalan tanpa pasokan dari impor. Seluruh komponen bahan baku akan didapat dari dalam negeri.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konsevasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi memastikan bahan baku B50 seluruhnya berasal dari lokal. Baik minyak nabati fatty acid methyl ester (FAME) maupun solar.

"Jadi, so far karena FAME-nya bagus, solar-nya juga iya. Solar-nya sudah produksi sendiri, dan itu dua-duanya 100% lokal," ungkap Eniya dalam Uji Coba B50 pada Kereta Api, di PUK Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Program B50 akan dimulai pada 1 Juli 2026 untuk semua sektor transportasi. Dia memastikan, solar yang digunakan sebagai campuran B50 juga dipasok lokal oleh PT Pertamina (Persero). Solar tersebut diproduksi setelah pengembangan kilang Pertamina di Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Pertamina Balikpapan.

"Betul, memang sudah tidak impor lagi kan kita. Sudah semua produksi Pertamina, dan iya berlebih, dari adanya waktu itu RDMP Balikpapan yang diresmikan presiden itu sudah berjalan nih. Teman-teman Patra (Pertamina Patraniaga) sudah memastikan," beber dia.

Adapun, ketentuan formula campuran pembetuk B50 akan dikeluarkan oleh Kementerian ESDM sebelum diterapkan secara massal nantinya.

"Pencampuran ini 50:50, nanti spesifikasi campurannya itu juga kita akan keluarkan. Jadi, nanti sebelum 1 Juli, kita akan mengeluarkan ketentuan di situ," sebut Eniya.(liputan6.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama