Siap-siap! Harga BBM Non-Subsidi Diperkirakan Naik Besok

BAKAL NAIK: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan penentuan harga bahan bakar minyak nonsubsidi telah diatur dalam regulasi pemerintah - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan penentuan harga bahan bakar minyak nonsubsidi telah diatur dalam regulasi pemerintah.

Bahlil mengaku kenaikan harga BBM tersebut selalu mengikuti pergerakan harga energi di pasar global.

"Di Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu nonindustri. Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar," kata Bahlil dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3).

Bahlil menjelaskan BBM kategori industri umumnya merupakan bahan bakar dengan angka oktan tinggi, seperti RON 95 dan RON 98 yang digunakan kelompok masyarakat mampu serta sektor usaha.

Karena itu, perubahan harga tak menjadi beban negara lantaran tidak mendapat subsidi.

"Bensin RON 95, 98, itu kan orang-orang yang mampulah, selama mereka mau, selama ada uang untuk bayar monggo. Tugas negara menyiapkan yang membayar, tidak ada tanggungan negara sama sekali," ujarnya.

Meski demikian, Bahlil menegaskan fokus utama kebijakan energi tetap berada pada perlindungan masyarakat melalui BBM subsidi.

Bahlil memastikan keputusan terkait harga BBM subsidi berada langsung di tangan Presiden Prabowo Subianto dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat.

"Saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya. Insyaallah saya yakinkan bahwa Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat," imbuh Bahlil.

Diketahui muncul wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi sebesar 10 persen yang disebut berlaku mulai 1 April 2026.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM jenis pertamax.

Karena itu, proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.(jpnn.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama