TOPRILIS.COM, KALSEL – Upaya digitalisasi layanan kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan terus berlanjut. Tidak lama setelah menghadirkan aplikasi usul mutasi internal bertajuk Fasilitasi Mutasi Dalam Instansi (SIMUDIN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan kembali menghadirkan inovasi baru melalui aplikasi Fasilitasi Mutasi Antar Instansi (SIMANTAN).
Aplikasi SIMANTAN dirancang sebagai sarana fasilitasi bagi PNS yang akan mengajukan mutasi antar instansi. Sistem ini dapat digunakan oleh PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan yang akan mengajukan mutasi keluar daerah, maupun PNS dari luar daerah yang berencana mengajukan mutasi masuk ke Pemerintah Kabupaten Balangan.
Sebagaimana aplikasi sebelumnya, SIMANTAN tidak hanya berfungsi sebagai media pengusulan secara daring, tetapi juga menjadi sarana monitoring proses usulan serta pengarsipan SK Mutasi secara digital. Melalui sistem ini, seluruh pihak terkait, mulai dari BKPSDM, SKPD terkait, hingga PNS pengusul, dapat memantau perkembangan proses secara transparan dan terintegrasi.
Aplikasi berbasis web ini dirancang agar mudah diakses melalui berbagai perangkat, termasuk telepon genggam, tanpa memerlukan instalasi tambahan. Konsep mobile friendly tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan akses layanan kapan saja dan di mana saja.
SIMANTAN dikembangkan secara mandiri oleh dua Analis SDM Aparatur BKPSDM Balangan, yakni Reza Fahdina, S.Pd.I., M.M. selaku pengembang aplikasi, serta Mariana Puspita Dewi, SST, M.A. sebagai penanggung jawab layanan mutasi yang merancang proses bisnis (probis) dalam sistem.
Mariana Puspita Dewi menyampaikan bahwa aplikasi ini sebenarnya telah lama direncanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepegawaian.
“Pengembangan aplikasi ini sudah lama menjadi harapan kami. Dalam waktu dekat, SIMANTAN akan segera disosialisasikan kepada para pengelola kepegawaian agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Menanggapi pertanyaan awak media terkait intensitas pengembangan aplikasi di BKPSDM Balangan, Reza Fahdina menegaskan bahwa tujuan utama inovasi tersebut bukan untuk mengikuti lomba inovasi, melainkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Fokus kami adalah memberikan kemudahan akses layanan, meningkatkan efisiensi proses administrasi, serta memperkuat transparansi. Alhamdulillah, perkembangan teknologi, dalam hal ini artificial intelligence (AI), sangat membantu dalam mempercepat proses pengembangan aplikasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Balangan, H. Sufriannor, S.Sos., M.AP, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan inovasi digital tersebut. Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa ASN Balangan tetap produktif dan kreatif di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini membuktikan bahwa di tengah efisiensi anggaran saat ini, ASN Balangan tetap mampu berkarya dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik,” ungkapnya.
Dengan hadirnya SIMANTAN, Pemerintah Kabupaten Balangan diharapkan semakin mampu menghadirkan layanan kepegawaian yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan ASN di era digital.(rls/elhami)
