UMKM Bisa Punya QRIS Tanpa Buka Rekening Baru

DIGITALISASI PEMBAYARAN: PT iForte Payment Infrastructure (iFortepay), anak usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), menawarkan layanan acquiring QRIS yang memungkinkan pelaku usaha UMKM memperoleh QRIS tanpa persyaratan membuka rekening baru - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan terdapat lebih dari 64 juta unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, UMKM memegang peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Di tengah percepatan transformasi digital, akses terhadap sistem pembayaran digital yang andal dan terintegrasi menjadi kebutuhan mendesak untuk mempermudah transaksi, meningkatkan efisiensi,dan memperkuat daya saing UMKM.

Menanggapi kebutuhan tersebut, PT iForte Payment Infrastructure (iFortepay), anak usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), menawarkan layanan acquiring QRIS yang memungkinkan pelaku usaha UMKM memperoleh QRIS tanpa persyaratan membuka rekening baru.

“Inisiatif ini membuka akses pembayaran digital yang lebih inklusif, memudahkan transaksi, dan mempercepat adopsi ekonomi digital di kalangan UMKM," ujar CEO iFortepay Valerino Wijaya.

Dia mengaku, selama ini melihat masih banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan akses karena hambatan administratif. Layanan ini bisa dapat membantu UMKM berkembang secara berkelanjutan.

Memang, upaya pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan digital, banyak UMKM masih terkendala proses pendaftaran yang rumit dan persyaratan administratif yang ketat.

Kondisi ini menghambat mereka untuk memanfaatkan berbagai metode pembayaran nontunai yang kini menjadi preferensi konsumen.

“UMKM membutuhkan solusi pembayaran yang tidak rumit, transparan, dan terjangkau. iFortepay menjembatani kebutuhan tersebut, agar pelaku usaha lokal bisa fokus mengembangkan bisnisnya tanpa terbebani proses teknis yang kompleks,” tambah Valerino Wijaya.

Target Transaksi

Sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang UMKM, iFortepay menyederhanakan proses pembuatan QRIS dengan hanya memerlukan KTP, foto selfie dengan KTP, dan informasi dasar usaha.

Melalui platform iFortepay, pelaku usaha akan mengelola transaksi secara real-time dengan pilihan QRIS statis maupun dinamis, didukung struktur biaya yang kompetitif serta berbagai metode pembayaran on the spot.

Seluruh transaksi mulai dari status dibuat, masuk, hingga pending dapat dipantau langsung melalui aplikasi, sekaligus dilengkapi fitur pengunduhan laporan keuangan.

Saat ini, iFortepay melayani merchant segmen UMKM sebagai kontributor terbesar, dengan transaksi hingga 1,2 juta per bulan. Pada fase awal implementasi produk, iFortepay menargetkan pertumbuhan transaksi hingga lima kali lipat pada 2026, seiring meningkatnya adopsi merchant dan preferensiterhadap pembayaran digital.

Selain melayani UMKM dan bisnis lokal, iFortepay juga berkontribusi sebagai penyedia infrastruktur pembayaran pendukung bagi sejumlah perusahaan.

"Kami berharap bisa menjangkau lebih banyak UMKM, termasuk di daerah yang belum terlayani optimal. Bersama regulator, pelaku industri lain, dan komunitas UMKM, kami optimistis ekosistem digital Indonesia akansemakin inklusif dan memberdayakan pelaku usaha di seluruh level," tutup dia.(liputan6.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama