Perkuat Birokrasi, BKPSDM Balangan Hadirkan Pembaruan Inovasi "Coaching Clinic SKP" untuk Seluruh ASN

SOSIALISASI: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan terus mematangkan inovasi Coaching Clinic Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) - Foto Dok BKPSDM Balangan.

TOPRILIS.COM, KALSEL – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkinerja tinggi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan terus mematangkan inovasi Coaching Clinic Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Inovasi ini hadir sebagai solusi konkret atas tantangan birokrasi yang dinamis, sekaligus mendukung visi besar nasional Asta Cita Nomor 7 dalam memperkuat reformasi birokrasi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, inovasi Coaching Clinic SKP di tahun 2025 membawa semangat inklusivitas yang lebih luas. Jika sebelumnya layanan hanya fokus pada PNS dan PPPK penuh waktu, kini BKPSDM melakukan pendampingan penyusunan SKP kepada seluruh ASN PPPK Paruh Waktu.

Tidak hanya sekadar penyusunan dokumen di atas kertas, para pegawai kini didampingi langsung untuk menginput kinerja mereka ke dalam Aplikasi e-Kinerja BKN. Hal ini memastikan bahwa transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan berjalan hingga ke lapisan pegawai paling teknis.

Inisiator inovasi, Sukiman, S.Sos, MPA, Kamis (29/1/2026) menjelaskan, bahwa tujuan utama dari klinik konsultasi ini adalah untuk mempercepat penyampaian informasi terkait perubahan regulasi, khususnya Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022.

"Kami ingin seluruh ASN dapat segera beradaptasi dengan sistem baru. Dengan memahami penyusunan, pelaksanaan, hingga penilaian SKP melalui e-Kinerja, maka layanan kepegawaian lainnya seperti Kenaikan Pangkat dan Kenaikan Gaji Berkala tidak akan lagi mengalami hambatan administratif," jelasnya.

Menurutnya, implementasi Coaching Clinic ini membawa dampak positif yang signifikan, di antaranya adalah Pemahaman ASN (PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu) yang kini lebih memahami secara mendalam bahwa capaian target kinerja harus berbasis pada output dan outcome yang nyata.

"Selain itu, inovasi ini mendorong terciptanya kerja sama dan diskusi antara atasan langsung dan bawahan dalam menyelaraskan ekspektasi kinerja (cascading). Juga terwujudnya implementasi sistem manajemen kinerja yang terintegrasi secara nasional melalui aplikasi e-Kinerja BKN," ungkapnya.

Hingga saat ini, inovasi ini telah menunjukkan hasil yang membanggakan. Berdasarkan data Dashboard Kinerja BKN, progres kinerja Kabupaten Balangan mencapai angka 102% pada tahun 2024 dan tetap stabil di angka 99,82% pada tahun 2025.

"Dengan adanya pembaruan ini, diharapkan kinerja birokrasi di Kabupaten Balangan tidak lagi sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan menjadi cerminan nyata dari dedikasi ASN dalam melayani masyarakat," pungkasnya.(rls/elhami)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama