Pemkab Balangan Hadirkan Kebaharuan Aplikasi SI-ABANG Versi 2025 untuk Pembangunan yang Lebih Akuntabel

SOSIALISASI: Sosialisasi kebaharuan fitur pada aplikasi SI-ABANG (Sistem Informasi Administrasi Pembangunan) untuk tahun anggaran 2025-2026 - Foto Dok Istimewa.

TOPRILIS.COM, KALSEL – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pembangunan yang transparan, efektif, dan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah resmi memperkenalkan kebaharuan fitur pada aplikasi SI-ABANG (Sistem Informasi Administrasi Pembangunan) untuk tahun anggaran 2025-2026.



Inovasi ini lahir sebagai jawaban atas tantangan klasik dalam mekanisme Monitoring dan Evaluasi (MONEV) di Indonesia, seperti tumpang tindih regulasi pelaporan, kurangnya sinkronisasi data antar SKPD, serta minimnya umpan balik (feedback) bagi pengambil kebijakan.

Inisiator Robi Padli, S.Kom, Kamis (29/1/2026) mengatakan, bahwa SI-ABANG kini tidak lagi sekadar menjadi alat penginputan data, melainkan telah bertransformasi menjadi platform multi-stakeholder.

"Salah satu kebaharuan utama di tahun 2025 adalah sistem Notifikasi Progress Kontrak via WhatsApp langsung ke handphone PPK, KPA, dan PA. Jika ada paket pekerjaan yang mengalami keterlambatan atau kendala di lapangan, sistem akan otomatis mengirimkan peringatan dini agar tindakan korektif bisa segera diambil," ujarnya.

Ia menyebutkan, beberapa keunggulan dan kebaharuan SI-ABANG yaitu Integrasi Lintas Sistem karena SI-ABANG kini terkoneksi secara otomatis dengan LPSE, AMEL, SIPD, SIRUP, FMIS, hingga Geoportal. Hal ini memangkas beban kerja staf karena data tersinkronisasi tanpa perlu input berulang.

Portal Laju Balangan: Integrasi dengan Portal Laju Balangan memungkinkan masyarakat luas mengakses informasi pembangunan secara transparan, Kelompok Koordinasi MONEV: Pembentukan tim khusus yang berfungsi sebagai analis kebijakan untuk memastikan laporan MONEV menjadi bahan evaluasi strategis bagi Bupati, bukan sekadar pemenuhan administratif.

"Kemudian Basis Data Real-Time: Menyediakan dashboard statistik yang memudahkan pimpinan memantau progres fisik dan keuangan 26 SKPD di Kabupaten Balangan secara akurat, serta Dampak bagi Pelayanan Publik dengan tingkat adopsi mencapai 100% oleh seluruh OPD (26 OPD) di tahun 2025," jelasnya.

Selain itu, metode pengembangan SI-ABANG juga melibatkan komunitas evaluasi pembangunan, termasuk akademisi dan profesional, guna menciptakan ekosistem pengawasan yang lebih berkualitas.

Melalui transparansi informasi publik yang dijamin oleh UU No. 14 Tahun 2008 dan dukungan SPBE (Perpres No. 95 Tahun 2018), Kabupaten Balangan optimis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang terpantau secara digital.
 
"Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran dan menjamin setiap proyek pembangunan tepat sasaran serta tepat waktu," pungkasnya.(rls/elhami)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama