![]() |
| PENGAWASAN ORANG ASING: Menteri Imipas Agus Andrianto berharap dengan diperbanyaknya kantor imigrasi selain mengurus paspor lebih dekat juga mempermudah pengawasan orang asing - Foto Net. |
TOPRILIS.COM, JAKARTA - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal Polisi (Purn) Agus Andrianto, menargetkan nantinya di setiap kota dan kabupaten di Indonesia, bakal memiliki kantor layanan keimigrasian.
Bertepatan dengan Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Menteri Agus meresmikan 18 kantor imigrasi baru di berbagai provinsi.
Pembentukan 18 kantor imigrasi baru itu berdasarkan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, pada tanggal 4 November 2026.
Ada 3 Perguruan Asing Dibangun di Indonesia
Menurutnya, diperbanyaknya kantor Imigrasi juga bertepatan dengan akan dibangunnya 3 perguruan tinggi asing ternama di Indonesia. Dengan begitu, pelayanan terhadap dokumen orang asing, akan sangat dibutuhkan.
Menteri Agus menambahkan, jika kantor imigrasi diperbanyak juga memudahkan pengawasan orang asing dan juga pelayanan keimigrasian.
"Kita juga tadi mengharapkan ke depan juga akan ada penambahan-penambahan kantor pelayanan lag, dengan harapan bahwa nanti seluruh kabupaten ini ada kantor imigrasi," katanya.
151 Kantor Imigrasi di Seluruh Indonesia
Sementara, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Yuldi Yusman menjelaskan, dengan bertambahnya 18 kantor imigrasi baru, saat ini jumlah kantor imigrasi di seluruh Indonesia mencapai 151 unit. Penambahan ini menurutnya, bukan hanya bermanfaat bagi WNI saja, melainkan juga bagi WNA yang berada di Indonesia.
"Terutama dalam hal izin tinggal, kordinasi keimigrasian dan tanggapan terhadap pelanggaran"kata Yuldi.
Ada lokasi kantor imigrasi baru terdapat di wilayah Morowali Sulawesi Tengah, Blora Jawa Tengah, Kulon Progo, Purworejo, Lombok Timur, Garut, Tegal, Bengkulu Utara, Bantaeng, Lubuklinggau, Bone, Pasuruan, Pohuwato, Padang Sidumpuan, Tabanan, Klungkung, Tapanuli Utara dan Mempawah.(liputan6.com/elh)
Pembentukan 18 kantor imigrasi baru itu berdasarkan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, pada tanggal 4 November 2026.
"Ini untuk mendekatkan akses layanan paspor, izin tinggal dan layanan keimigrasian lain untuk masyarakat. Sebab selama ini kan, ada 1 kantor imigrasi melayani beberapa kota dan kabupaten," ujar Agus di Kampus Poltekim, Kota Tangerang, Senin (26/1/2026).
Ada 3 Perguruan Asing Dibangun di Indonesia
Menurutnya, diperbanyaknya kantor Imigrasi juga bertepatan dengan akan dibangunnya 3 perguruan tinggi asing ternama di Indonesia. Dengan begitu, pelayanan terhadap dokumen orang asing, akan sangat dibutuhkan.
Menteri Agus menambahkan, jika kantor imigrasi diperbanyak juga memudahkan pengawasan orang asing dan juga pelayanan keimigrasian.
"Kita juga tadi mengharapkan ke depan juga akan ada penambahan-penambahan kantor pelayanan lag, dengan harapan bahwa nanti seluruh kabupaten ini ada kantor imigrasi," katanya.
151 Kantor Imigrasi di Seluruh Indonesia
Sementara, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Yuldi Yusman menjelaskan, dengan bertambahnya 18 kantor imigrasi baru, saat ini jumlah kantor imigrasi di seluruh Indonesia mencapai 151 unit. Penambahan ini menurutnya, bukan hanya bermanfaat bagi WNI saja, melainkan juga bagi WNA yang berada di Indonesia.
"Terutama dalam hal izin tinggal, kordinasi keimigrasian dan tanggapan terhadap pelanggaran"kata Yuldi.
Ada lokasi kantor imigrasi baru terdapat di wilayah Morowali Sulawesi Tengah, Blora Jawa Tengah, Kulon Progo, Purworejo, Lombok Timur, Garut, Tegal, Bengkulu Utara, Bantaeng, Lubuklinggau, Bone, Pasuruan, Pohuwato, Padang Sidumpuan, Tabanan, Klungkung, Tapanuli Utara dan Mempawah.(liputan6.com/elh)
Tags
Nasional
