![]() |
| MONITORING: Kegiatan monitoring ketersediaan beras SPHP dan pengendalian harga pangan, rabu (31/12/2025) lalu di Pasar Antasari, Kota Banjarmasin - Foto Dok Istimewa. |
TOPRILIS.COM, KALSEL - Upaya menjaga kestabilan harga bahan pokok pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dilakukan oleh Perum BULOG Kanwil Kalsel.
Kali ini berkolaborasi dengan Satgas Pangan Polri serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin, Perum BULOG Kanwil Kalsel melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan beras SPHP dan pengendalian harga pangan, Rabu (31/12/2025) lalu di Pasar Antasari, Kota Banjarmasin.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan beras SPHP bagi masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang dan selama periode Nataru," ujar Kepala Perum BULOG Kanwil Kalsel Muhammad Akbar Said.
Dalam kegiatan monitoring tersebut terpantau harga sembako dipasaran masih tergolong stabil. Tidak hanya itu dari sisi stok pun juga cukup berlimpah.
"Kalau pun ada kenaikan untuk beberapa item bahan pokok tertentu, masih dalam batas wajar," tambahnya.
Sedangkan untuk ketersediaan beras SPHP juga terpantau berlimpah dengan harga yang normal.
"Kami bahkan juga sudah membentuk Posko Pengendalian Harga Pangan di beberapa tempat di Pasar Tradisional, Kantor Perum BULOG Kanwil Kalsel dan di beberapa Gudang Perum BULOG juga di jadikan posko. Harapannya selain harga pangan lebih stabil dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi," tegasnya.
Dirinya pun dalam kesempatan ini juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebih dan pedagang juga tidak melakukan penyetokan di gudang agar harganya bisa naikkan saat stok berkurang dan kebutuhan tinggi.
"Dengan masyarakat dan pedagang yang koperatif, saya optimis stabilisasi pangan ini akan terus berlanjut hingga momen ramadan mendatang," tukasnya.(rls/elhami)



