![]() |
Gubernur Kalsel H. Muhidin Tegaskan Bantuan Banjir Diberikan
Berdasarkan Data Lengkap dan Kondisi Terdampak |
TOPRILIS.COM ,Banjar- Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menegaskan penyaluran bantuan banjir dilakukan berbasis data lengkap dan menyasar warga yang benar-benar terdampak parah. Bantuan tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan tingkat genangan yang dialami masyarakat.
Muhidin menekankan, bantuan diprioritaskan bagi rumah tangga yang mengalami genangan air cukup dalam, bukan sekadar terendam di mata kaki.
“Kalau datanya lengkap dan memang terdampak banjir yang dalam, kita bantu. Bukan hanya yang airnya sedikit,” kata H Muhidin di Banjar, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, setiap rumah terdampak akan menerima satu paket sembako. Selain itu, Pemprov Kalsel juga menyalurkan bantuan uang tunai dengan nominal dasar sekitar Rp200 ribu per rumah, namun besarannya dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kita tidak menentukan harus sama semua. Bisa Rp100 ribu, bisa lebih, bisa kurang, tergantung tingkat dampaknya,” ujarnya.
Muhidin menyebut, bantuan sembako disiapkan oleh dinas terkait, sementara bantuan uang tunai berasal dari dana pribadi Gubernur. Bantuan tersebut disalurkan ke seluruh wilayah Kalimantan Selatan yang terdampak banjir.
“Di mana ada banjir dan masyarakat terdampak, di situ kita hadir membantu. Yang penting datanya jelas, berapa orang dalam satu rumah, alamatnya, dan waktu kejadiannya,” tegasnya.
Pemprov Kalimantan Selatan memastikan distribusi bantuan terus berjalan dan disesuaikan dengan kebutuhan terkini di lapangan, termasuk penyediaan makanan siap saji bagi warga yang membutuhkan pada hari penyaluran. (rls/dina)
