Calon Deputi Gubernur BI Akan Jalani Uji Kelayakan

UJI KELAYAKAN: Komisi XI DPR RI sudah menetapkan jadwal uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk tiga calon Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Komisi XI DPR RI sudah menetapkan jadwal uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk tiga calon Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Posisi tersebut untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri sejak 13 Januari 2026.

Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengatakan fit and proper test calon Deputi Gubernur BI akan dilaksanakan pada Jumat (23/1) dan Senin (26/1).

"Jadwal fit and proper test calon Deputi Gubernur Bank Indonesia telah diagendakan," kata Misbakhun kepada detikcom, Rabu (21/1/2026).

Khusus untuk Jumat (23/1), calon Deputi Gubernur BI yang akan mengikuti fit and proper test hanya Solikin M Juhro pada pukul 09.00-10.00 WIB. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.

Kemudian uji kepatutan dan kelayakan dilanjutkan pada Senin (26/1), dengan jadwal Dicky Kartikoyono pukul 14.00-15.00 WIB. Sedangkan Thomas Djiwandono kedapatan terakhir pukul 16.00-17.00 WIB.

Bagi Dicky Kartikoyono, ini merupakan kali keduanya mengikuti fit and proper test untuk menjadi Deputi Gubernur BI. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI.

Sementara bagi Thomas Djiwandono, ini akan menjadi pengalaman pertamanya. Keponakan dari Presiden Prabowo Subianto itu baru menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada 18 Juli 2024.

Setelah fit and proper test selesai untuk ketiga calon, Komisi XI DPR RI akan langsung memutuskan hasilnya dalam rapat internal pada Senin (21/6) pukul 18.30 WIB. Nama yang terpilih akan ditetapkan dalam rapat paripurna pada Selasa (27/1).(detik.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama